Reporter: Kardin
Editor : Kang Upi
LANGARA – Pasca dugaan terjadinya penyerobotan aksi lahan oleh PT Gema Kreasi Perdana (GKP) warga di Desa Sukarela Jaya Kecamatan Wawonii Tenggara Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) melakukan penjagaan lahan.
Para warga ini mendirikan tenda penjagaan untuk menghalau aktifitas perusahaan tambang nikel PT GKP, di lokasi lahan kebun warga yang sempat diserobot perusahaan tersebut.
Baca Juga :
- OPINI: Sepanjang Sejarah, Baru Listyo Sigit Mantan Kapolri Yang Dijerat Institusinya Sendiri
- Geger Sultra, Kapolda Himawan Bayu Aji Disorot BEM UHO, Jabatannya Pas di Masa Sadap Presiden Prabowo
- Bidpropam Polda Sultra Sidak ke Personel, Pastikan Bebas Vape dan Judi Online
- Kapolda Sultra Rangkul Komunitas Ojol, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas dan Berantas Kejahatan Jalanan
- Bukan Makar, Yusril Bongkar Pasal yang Jerat Listyo Sigit, Cuma UU Penyadapan dan ITE
- Tak Terhalang Jarak, Kapolres Konsel Sambangi Desa Terpencil Labokeo, Serap Aspirasi dan Keluhan Warga
Seorang pemilik lahan, Abarudin menuturkan, dirinya bersama para warga akan menjaga lahan mereka yang menjadi sasaran alat berat milik PT GKP.
“Kami akan menjaga lahan kami dan tetap menolak kalau alat berat PT GKP kembali beroperasi di lahan kami,” tegasnya saat dihubungi melalui via seluler, Kamis (11/7/2019).
Aksi penjagaan warga ini sendiri telah dilakukan sejak Selasa (9/7/2019) waktu lalu, setelah adanya dugaan penyerobotan lahan oleh tiga alat berat milik PT GKP.
“Malam harinya itu kita sudah mulai jaga di lokasi, jangan sampai alat berat itu datang lagi,” pungkasnya. (A)
