Reporter: Kardin
Editor : Kang Upi
LANGARA – Pasca dugaan terjadinya penyerobotan aksi lahan oleh PT Gema Kreasi Perdana (GKP) warga di Desa Sukarela Jaya Kecamatan Wawonii Tenggara Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) melakukan penjagaan lahan.
Para warga ini mendirikan tenda penjagaan untuk menghalau aktifitas perusahaan tambang nikel PT GKP, di lokasi lahan kebun warga yang sempat diserobot perusahaan tersebut.
Baca Juga :
- GERAK Sultra Bongkar Rp 9 T, Gubernur LIRA Lanjut Desak KPK Usut Dugaan Pencucian Uang Gubernur ASR
- Bobrok PT TMS Terus Terbongkar! Jual 14,4 Juta Ton Nikel di Kawasan Hutan, GERAK Sultra, Temuan BPK RI : Kerugian Negara Rp 9 T, Denda Rp 2,09 T Nunggak Rp 1,5 T
- Meriahkan Maulid dan HUT Kota Baubau ke-25, KKW-H Gelar Lomba Sholawat 24 Majelis Taklim
- Polri Tinggalkan Tagline “Presisi” dan Kini Usung “Polisi Bersama Masyarakat”
- 3,5 KG SABU GAGAL EDAR! Polda Sultra Tangkap Dua Pengedar di Kendari.
- GEBRAKAN KAJATI SULTRA! Oknum Kajari Senior di Sultra Diamankan – Dr. Sugeng Riyanta Tak Pandang Jabatan
Seorang pemilik lahan, Abarudin menuturkan, dirinya bersama para warga akan menjaga lahan mereka yang menjadi sasaran alat berat milik PT GKP.
“Kami akan menjaga lahan kami dan tetap menolak kalau alat berat PT GKP kembali beroperasi di lahan kami,” tegasnya saat dihubungi melalui via seluler, Kamis (11/7/2019).

Aksi penjagaan warga ini sendiri telah dilakukan sejak Selasa (9/7/2019) waktu lalu, setelah adanya dugaan penyerobotan lahan oleh tiga alat berat milik PT GKP.
“Malam harinya itu kita sudah mulai jaga di lokasi, jangan sampai alat berat itu datang lagi,” pungkasnya. (A)











