Reporter: Kardin
Editor : Kang Upi
LANGARA – Pasca dugaan terjadinya penyerobotan aksi lahan oleh PT Gema Kreasi Perdana (GKP) warga di Desa Sukarela Jaya Kecamatan Wawonii Tenggara Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) melakukan penjagaan lahan.
Para warga ini mendirikan tenda penjagaan untuk menghalau aktifitas perusahaan tambang nikel PT GKP, di lokasi lahan kebun warga yang sempat diserobot perusahaan tersebut.
Baca Juga :
- KPK Tahan 8 Tersangka Kasus ATR/BPN, Empat Diduga Orang Kepercayaan Nusron Wahid
- Prodi Jurnalistik UHO, Wartawan vs AI: Siapa Lebih Unggul dalam Menggali Kebenaran?
- Polsek Lantari Jaya Salurkan Air Bersih, Bantu Warga Hadapi Kemarau
- Ada Apa Wartawan Diminta Keluar dari Ruang Kegiatan KPK di Balai Kota Kendari?
- GERAK Sultra Soroti Tambang Nikel: Hutan Lindung Jangan Jadi Korban, Tambang Pasir Saja Rusak DAS
- PT Tiran Group Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal, Ribuan Warga Sultra Terserap
Seorang pemilik lahan, Abarudin menuturkan, dirinya bersama para warga akan menjaga lahan mereka yang menjadi sasaran alat berat milik PT GKP.
“Kami akan menjaga lahan kami dan tetap menolak kalau alat berat PT GKP kembali beroperasi di lahan kami,” tegasnya saat dihubungi melalui via seluler, Kamis (11/7/2019).

Aksi penjagaan warga ini sendiri telah dilakukan sejak Selasa (9/7/2019) waktu lalu, setelah adanya dugaan penyerobotan lahan oleh tiga alat berat milik PT GKP.
“Malam harinya itu kita sudah mulai jaga di lokasi, jangan sampai alat berat itu datang lagi,” pungkasnya. (A)











