KENDARI, MEDIAKENDARI.com — Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di kawasan timur Indonesia.
Dengan slogan “Satu Provinsi, Seribu Pesona,” Sultra menghadirkan kekayaan alam dan budaya yang tak tertandingi, mulai dari keindahan laut, pegunungan hijau, hingga jejak sejarah dan kearifan lokal yang masih lestari.
Kepala Dinas Pariwisata Sultra, Belli Harli Tombili, mengatakan bahwa setiap kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara memiliki daya tarik wisata yang unik dan berpotensi besar untuk dikembangkan.
“Kita ingin wisatawan melihat bahwa Sultra bukan hanya Wakatobi. Dari Teluk Kendari sampai ke Labengki, Buton, dan Muna, semuanya punya pesona yang luar biasa. Masing-masing daerah menyimpan keindahan yang bisa menjadi magnet wisata,” ujarnya, Senin, 27 Oktober 2025.

Pesona Teluk Kendari: Simbol Modern dan Kehangatan Budaya
Sebagai gerbang utama pariwisata Sultra, Kota Kendari memikat dengan panorama Teluk Kendari yang menawan. Di tengahnya berdiri megah Masjid Al-Alam, masjid terapung yang menjadi ikon spiritual dan kebanggaan masyarakat. Tak jauh dari situ, Pantai Nambo menghadirkan suasana santai khas pesisir, tempat warga dan wisatawan menikmati pasir putih serta tarian Lulo yang menggambarkan keakraban khas Sulawesi Tenggara.

Wakatobi: Surga Bawah Laut Dunia
Beralih ke tenggara, nama Wakatobi telah lama mendunia sebagai surga penyelam. Taman Nasional Wakatobi dikenal memiliki keanekaragaman terumbu karang dan biota laut terbaik di dunia. Pulau-pulau seperti Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko menyimpan keindahan bawah laut yang memukau, sementara desa tradisional Mola menghadirkan kehidupan masyarakat Bajo yang tetap menjaga harmoni dengan laut.

Alam dan Budaya yang Lestari
Di Konawe Selatan, Air Terjun Moramo dan Pantai Toronipa menjadi simbol kesejukan alam yang berpadu dengan keramahan masyarakat lokal. Sementara di Buton, wisatawan dapat menjelajahi Benteng Keraton Buton, benteng terbesar di dunia, serta menikmati Festival Keraton Buton yang sarat makna sejarah dan budaya.
Tak kalah menawan, Konawe Utara menawarkan pesona Labengki dan Sombori, destinasi yang sering disebut “Raja Ampat-nya Sulawesi.” Pulau-pulau karst, air sebening kristal, dan laguna tersembunyi menjadikan kawasan ini favorit bagi wisatawan petualang dan fotografer.
Potensi Wisata Daerah Terus Didorong
Menurut Belli Harli Tombili, pemerintah provinsi terus mendorong sinergi antara pemerintah daerah, pelaku pariwisata, dan masyarakat untuk mengembangkan potensi wisata di seluruh kabupaten/kota.
“Kita ingin setiap daerah punya destinasi unggulan yang dikenal luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. Dengan dukungan infrastruktur dan promosi digital, Sultra siap jadi destinasi wisata kelas dunia,” katanya.
Sultra, Surga yang Masih Tersimpan
Dengan lebih dari 300 desa wisata yang kini tersebar di seluruh wilayah, Sultra menunjukkan lompatan besar dalam pengembangan sektor pariwisata. Dari Teluk Kendari yang menawan hingga Wakatobi yang mendunia, provinsi ini benar-benar menyimpan seribu pesona yang siap memikat setiap pengunjung.
“Sulawesi Tenggara bukan hanya tempat untuk dikunjungi, tapi tempat untuk dirasakan. Keindahan alamnya, budayanya,” tutup Belli Harli Tombili.









