KENDARI, MEDIAKENDARI.com – Dalam upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Sulawesi Tenggara menggelar kegiatan Jumat Curhat di Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari.
Kegiatan yang berlangsung di Radar Coffee Lepo-Lepo pada Jumat pagi ini menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan langsung aspirasi, keluhan, serta saran terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kasubdit Bhabinkamtibmas Ditbinmas Polda Sultra, Kompol Susanto, S.E., dan turut dihadiri sejumlah pejabat dari berbagai satuan kerja Polda Sultra, antara lain AKBP Faisal, S.Sos. (Kasubdit Gakkum Ditlantas), AKBP Suharman Sanusi, S.I.K. (Wadir Ditintelkam), AKBP Dodik Tatok Sudiantoro, S.I.K. (Wadir Ditpolairud), Kompol Sari, S.H. (Kasubdit Samapta), Kompol Jumardin, S.H., M.H. (Ps. Kabag Ops Ditresnarkoba), serta perwakilan dari Ditreskrimsus, Brimob, dan Bid Dokkes Bhayangkara Polda Sultra.
Dari unsur masyarakat, hadir Lurah Lepo-Lepo, Ridlan Nurung, S.Sos., para ketua RT/RW, tokoh masyarakat, dan sejumlah warga setempat. Dalam suasana santai namun serius, warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai permasalahan yang mereka hadapi di lingkungan sekitar.
Beberapa isu yang mengemuka di antaranya adalah peredaran narkoba di kalangan remaja, kasus pencurian, sengketa tanah antarwarga, kemacetan di depan Puskesmas Lepo-Lepo, serta gangguan ternak sapi yang berkeliaran di pemukiman.
Menanggapi hal tersebut, Kompol Jumardin, S.H., M.H. menjelaskan bahwa peningkatan peredaran narkoba menjadi perhatian serius pihak kepolisian. Ia mengimbau masyarakat agar kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan seperti poskamling dan segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan di wilayahnya.
Sementara itu, Kompol Sari, S.H. menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan meningkatkan patroli, khususnya di titik-titik rawan kejahatan di sekitar Lepo-Lepo. Ia juga mengingatkan warga untuk berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing agar tercipta suasana aman dan kondusif.
Terkait masalah sengketa tanah, AKP Harry Prima, S.T.K., S.I.K. dari Ditreskrimum menjelaskan bahwa penyelesaian sengketa membutuhkan proses hukum yang panjang dan menyarankan warga untuk berkoordinasi dengan pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) guna memastikan legalitas kepemilikan lahan.
Lurah Lepo-Lepo, Ridlan Nurung, S.Sos., menyampaikan apresiasi atas kehadiran Polda Sultra di wilayahnya. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat karena membuka ruang komunikasi langsung antara masyarakat dan aparat kepolisian.
“Kami sangat berterima kasih karena warga bisa langsung menyampaikan apa yang menjadi keluhan mereka, dan pihak kepolisian merespons dengan cepat dan terbuka,” ujarnya.
Kegiatan Jumat Curhat ini merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap pekan oleh Polda Sultra di berbagai wilayah. Tujuannya adalah untuk memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat sekaligus membangun komunikasi dua arah dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.
Dengan hadirnya kegiatan seperti ini, Polda Sultra berharap kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian semakin meningkat, serta tercipta situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan harmonis di Kota Kendari, khususnya di Kelurahan Lepo-Lepo.











