oleh

Deklarasi Damai dari Papua Barat untuk Seluruh Warga Papua dan Indonesia

-NASIONAL, NEWS-137 dibaca

Editor: Wiwid Abid Abadi

MANOKWARI – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, menegaskan, deklarasi Papua Barat damai, Manokwari damai yang dilaksanakan Rabu (11/9/2019), untuk menolak segala bentuk rasisme, kekerasan, penjarahan, pengrusakan dan pembakaran.

“Kita sepakat damai. Damai itu indah. Dan itu dambaan semua elemen bangsa,” ujar Gubernur, Rabu (11/9/2019) usai deklarasi damai di Lapangan Borasi Manokwari.

Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menerjemahkan dan menyebarluaskan pesan damai dari Papua untuk seluruh NKRI.

“Kita jaga NKRI, NKRI jaga kita, kita jaga tanah Papua, tanah Papua jaga kita. Kita jaga Papua Barat, Papua Barat jaga kita. Kita jaga Manokwari, Manokwari jaga kita. Manokwari rumah bersama, Papua Barat, Tanah Papua dan Indonesia adalah rumah bersama,” katanya.

Pesan damai yang telah dideklarasikan, kata Gubernur, harus diterjemahkan dalam tugas masing-masing.

BACA JUGA:

“Tinggal kita terjemahkan dalam tugas dan tanggungjawab kita masing-masing. Baik kapasitas sebagai Gubernur, Kapolda, Panglima TNI, Ketua DPR, MPR, tokoh agama, pemuda, adat, perempuan, semua komponen bangsa,” sambungnya.

Penandatanganan Deklarasi Damain Papua-Indonesia. (Foto: Istimewa)

Dalam deklarasi damai itu, ditandatangani kesepakatan damai oleh Gubernur, Ketua DPR Papua Barat, unsur Forkopimda, para kepala suku, tokoh agama, perempuan, pemuda.

Berikut empat poin isi deklarasi damai di Papua Barat :

  1. Menjaga perdamaian di seluruh wilayah Provinsi Papua Barat.
  2. Setia kepada pancasila, UUD 1945 dan NKRI.
  3. Menjaga dan merawat Bhineka Tunggal Ika. Kita semua bersaudara, saling menghormati, menghargai dan melindungi sesama anak bangsa.
  4. Damai Papua Barat, damai Manokwari.