Dinkes Konawe Kepulauan Cek Produk Mete dan Kripik Kelapa Binaan PT GKP 

NEWS165 dibaca

KONAWE KEPULAUAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Sulawesi Tenggara (Sultra) mengecek produk olahan mete dan kripik kelapa binaan PT Gema Kreasi Perdana (GKP), Rabu 08 Agustus 2022.

Kabid Bina Pelayanan Kesehatan dan SDK Dinkes Konkep, Jumarwan mengungkapkan pihaknya mengunjungi rumah produksi UMKM binaan PT GKP untuk memastikan produk UMKM sudah sesuai dengan ketentuan dalam proses penerbitan izin PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga).

“Setelah pengajuan SPP-IRT oleh UMKM, selanjutnya adalah memasukan kelengkapan data di OSS serta mengunggah data produk. Jika sudah dilakukan maka selanjutnya SPP-IRT diterbitkan,” ungkap Jumarwan.

Baca Juga : Kukuhkan PUSPA, Wali Kota Kendari : Ruang Partisipasi Perempuan dan Anak 

Ia mengaku bila semua persyaratan dimaksud telah dinyatakan lengkap sesuai ketentuan maka bagu pihaknya tidak butuh waktu yang begitu lama izin PIRT akan dikeluarkan. “SPP-IRT akan keluar hanya dalam waktu satu hari,” ujarnya.

Ia mengatakan proses produksi pangan olahan di Mohawi dan Samaturu, sudah sesuai dengan ketentuan dan layak untuk dipasarkan.

“Kedepannya yang perlu dilakukan menjaga kualitas produk dan menyebarluaskan pemasaran, baik melalui pameran maupun penjualan di outlet serta promosi di media sosial,” tuturnya.

Baca Juga : Komitmen Tingkatkan Kualitas SLB, Kadis Dikbud Sultra Benahi Kelembagaan dan Kompetensi

Sementara itu, Staff Yankes dan SDK Dinkes Konkep, Mulkiya Zikri menjelaskan dalam proses pengawasan, ada beberapa tahapan yang harus dilalui atau dilakukan oleh UMKM diantaranya diawali mengikuti penyuluhan keamanan pangan danselanjutnya pemenuhan persyaratan produksi pangan yang baik untuk industri rumah tangga (CPPB-IRT)atau higiene, sanitasi dan dokumentasi.

“Tahapan terakhir yakni  harus memenuhi ketentuan label dan  iklan pangan olahan. Namun karena PIRT sudah keluar,. sambil menunggu tahapan terakhir, produk UMKM Samaturu dan Mohawi, sudah bisa dijual secara luas kepada masyarakat,” katanya.

Untuk diketahui, produk rumah dimaksud terdiri dari olahan kelapa dan mete dalam beberapa varian seperti rasa original, gula aren, coklat, bawang, gula putih dan pedas manis. Sementara kelapa diolah menjadi keripik dengan varian rasa susu, gula aren dan coklat. (Adm).