Reporter: Taswin Tahang
Editor: Taya
KENDARI – Maraknya anak jalanan yang meminta sumbangan di sejumlah titik lampu merah di Kota Kendari membuat Dinas Sosial membuat instruksi untuk tidak memberikan sumbangan. Hal ini seperti yang diungkapkan Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial, Hadi wasono, Selasa (10/12/2019).
Hadi menjelaskan untuk kegiatan memungut sumbangan harus ada izin dari Dinas Sosial terlebih dahulu. Kemudian Dinsos akan mengeluarkan surat rekomendasi untuk pengumpulan sumbangan tersebut.
“Tidak dibenarkan untuk memungut begitu, harus ada laporan dari masyarakat ke Dinsos agar diberikan teguran ke mereka,” jelasnya.
Hadi menuturkan pemberian tersebut dapat menyebabkan dampak negatif karena dengan memberikan sumbangan di jalan akan menyebabkan ketagihan untuk terus melakukan aktivitas tersebut.
Baca Juga :
- Bengkel Seni FISIP UHO Bangkit! Resmi Lantik 73 Anggota Baru di 5 Divisi, Siap Guncang Panggung Seni Kampus
- Jelang HUT ke-75 Humas Polri, Kabag SDM Polres Konsel AKP Sriyanto Pimpin Bakti Sosial di Gereja Siloam : Indahnya Toleransi Polri Bersama Masyarakat
- Bukan Razia, Bukan Penindakan, Fenomena Polri di Jalan di Sultra: Kapolda Atur Lalin, Wakapolda Apel di SMA, Kapolres Konawe Sebrangkan Siswa
“Berilah langsung ke panti atau ke keluarga yang tidak mampu, jangan di jalan,” imbaunya.
Ia juga mengungkapkan anak yang sering mencari uang tambahan di jalan pada 2019 berhasil diamankan sebanyak 20 orang dengan umur berkisar 5—18 tahun.
“Kami telah melaksanakan skema dengan turun ke jalanan melakukan razia dan mengambil anak jalanan kemudian kami beri penjelasan persuasif agar tidak turun ke jalan, keluarganya juga kami beri senacam pernyataan pada saat datang mengambil anaknya,” tutupnya.(a)











