Reporter : Hasrun
Editor : Kang Upi
RUMBIA – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bombana mensosialisasikan cara pelaporan online atas tindak kekerasan perempuan dan anak.
Kepala Dinas DP3A Bombana, Drs. Abdul Rahman, M.Si mengatakan, munculnya ide serta gagasan pelaporan secara online ini dikarenakan masih banyaknya kasus kekerasan perempuan dan anak yang tidak terekspos.
“Sehingga kami melakukan kerja sama dengan pihak kepolisian dan ada MOU-nya,” kata Abdul Rahman di salah satu hotel di Rumbia, Rabu(26/6/2019).
Menurutnya, aplikasi PPA tersebut merupakan program DP3A Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk memantau kekerasan yang ada di setiap Kabupaten.
“Jadi ini kan sudah berapakali kita pelatihan di Provinsi, kita juga di Kabupaten melanjutakn progam Provinsi supaya ada benang merahnya, dapat tersambung,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan, umumnya kasus kekerasan perempuan ataupun anak tidak terekspos karena beberapa hal, Pertama, karena keluarga menganggap kejadian tersebut adalah hal tabu.
Kedua, korban kekerasan dan keluarganya tidak mengetahui proses pelaporan kepada pihak terkait sebagai tempat mengadu.
“Insya Allah dengan aplikasi PPA, semua kejadian yang ada didesa bisa dilaporkan dalam bentuk online, dan bisa dilihat oleh sumua orang, semua terkoneksi,” ungkapnya.
Tak hanya via aplikasi, kata Abdul Rahman, pihaknya juga telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) sebagai perwakiian DP3A di setiap desa se Bombana.
“Disamping itu kita juga ada Satgas, yang memudahkan untuk memantau setiap kekerasan perempuan dan anak yang ada di desa,” imbuhnya
Baca Juga :
- Turun ke Warkop, Kapolres Konawe Selatan Ajak Warga Jaga Kampung : Kamtibmas Tanggung Jawab Bersama
- Santai Tapi Tegas! Wakapolda Sultra Ngopi Bareng Ketua Kopdar Rusmin dan Tokoh Sultra Bisman Saranani, Bahas Kantibmas, Narkoba, Miras Hingga Judol
- Lagi! Polres Konsel Gagalkan Peredaran 50 Sachet Sabu 11,62 Gram di Lamboo Moramo, Pemuda 20 Tahun Diciduk
- Bengkel Seni FISIP UHO Bangkit! Resmi Lantik 73 Anggota Baru di 5 Divisi, Siap Guncang Panggung Seni Kampus
- Jelang HUT ke-75 Humas Polri, Kabag SDM Polres Konsel AKP Sriyanto Pimpin Bakti Sosial di Gereja Siloam : Indahnya Toleransi Polri Bersama Masyarakat
- Bukan Razia, Bukan Penindakan, Fenomena Polri di Jalan di Sultra: Kapolda Atur Lalin, Wakapolda Apel di SMA, Kapolres Konawe Sebrangkan Siswa
Tempat sama, Kasubbit IV Renata Polda Sultra, AKBP Harjoni Yamin mengapresiasi serta mendukung adanya aplikasi pelaporan kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah itu.
“Supaya masyarakat juga bisa tau, dan bisa memberikan informasi kepada masyarakat di sekitarnya,” ucap perwira dua bunga di pundak ini.
Ia berharap agar kedepannya sosialisasi pelaporan terhadap perempuan dan anak bisa melibatkan steakholder, khususnya para tokoh dimasyarakat.
“Kalau kedepannya lebih bagus jika dihadirkan para tokoh, yakni tokoh agama, tokoh masyarakat dan juga tokoh pemuda,” tutupnya.
Untuk di ketahui, peserta sosialisasi ini terdiri dari, anggota Polsek di wilayah Bombana, Dinkes, Dinsos, Pengadilan Agama dan pegawai kejaksaan. (A)











