Reporter : Mumun
WANGGUDU – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra), Safrin, mengecam aksi ‘koboi’ Kepala Desa Paku Jaya, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Yunus, yang diduga memukul petugas pos PAD di Desa Tondowatu, Kecamatan Motui.
Safrin meminta pihak Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), untuk mengawal dan mendampingi korban yang saat ini kasusnya tengah ditangani oleh Polres Konawe.
“Saya minta Bapenda sebagai instansi teknis yang membawahi korban untuk memback up stafnya,” katanya, Selasa (17/9/2019).
BACA JUGA:
- Kapolsek Sawa Sambangi SMAN 1 Lembo, 400 Siswa Diingatkan Bahaya Narkoba dan Miras
- Pemkab Konawe Utara Tanggap Bencana, Serahkan Bantuan ke Warga Padalere Utama
- Polisi Masuk Sekolah, Edukasi Lalu Lintas untuk Generasi Muda Konawe Utara
- Respon Cepat di Tengah Patroli, Polres Konut Amankan Dugaan Kasus KDRT
- Polda Sultra Bongkar Penyalahgunaan LPG Subsidi, 136 Tabung Diamankan di Kolono Timur
- 170 Mahasiswa Farmasi UHO Turun ke Desa, Bupati Ikbar Apresiasi Aksi Nyata Pengabdian
Menurut politisi Partai Golkar ini, aksi brutal sang oknum Kades itu dilakukan saat korban tengah menjalankan tugas secara kelembagaan. Sehingga, hal tersebut harus diberikan pendampingan oleh instansi terkait.
“Ini kan sudah masuk ke ranah hukum. Makanya instansi terkait harus mendampingi korban. Karena dia mendapatkan kekerasan itu saat menjalankan tugas,” tegasnya. (B)











