Reporter: Ruslan
Editor : Kang Upi
KENDARI- PT Jasa Raharja Cabang Sulawesi Tenggara (Sultra) menyerahkan santunan sebesar Rp 100 juta kepada dua korban kecelakaan lalu lintas akibat bertabrakan dengan Bus Asma Indah.
Kepala Jasa Raharja Cabang Sultra Regy S. Wijaya menjelaskan, dua korban lakalantas yang menerima santunan yakni Muhammad Sabri (40) dan Irwan (37). Keduanya diketahui meninggal dunia dalam musibah ini, sehingga diberikan santunan masing-masing Rp 50 juta.
Untuk musibah kecelakaan menimpa dua pemuda ini sendiri terjadi Sabtu 29 Maret 2019 pukul 22.49 Wita di jalan wayong Kota Kendari. Keduanya yang saat itu berboncengan bertabrakan dengan Bus Asma Indah, dalam kecepatan tinggi.
Baca Juga :
- Kapolda Sultra Tekankan Kesiapsiagaan Ditpolairud Hadapi Tantangan Perairan
- Kapal Bermuatan Tiga Penumpang Alami Mati Mesin di Perairan Desa Kokapi, Tim SAR Kendari Dikerahkan
- Pemprov Sultra Siap Setujui RKAB Tambang MBLB, Asalkan Pengusaha Taat Aturan Reklamasi
- Jampidsus, Febrie: Uang Rp476 Miliar di Rumah Sentul Ada Pemilik dan Kegiatannya
- Apresiasi Personel Berprestasi, Kapolda Sultra: Tunjukkan Kompetensi Terbaik untuk Masyarakat
- Kapolda Sultra Tekankan Kesiapsiagaan dan Profesionalisme Personel Saat Pimpin Apel Pengarahan di Mako Satbrimob
“Berdasarkan undang-undang dan Peraturan Menteri Keuangan No. 16 Tahun 2017 kedua korban dijamin Jasa Raharja, dengan besaran santunan Rp 50 Juta untuk korban meninggal dunia yang diserahkan kepada ahli waris korban atau dalam hal ini kepada istri almarhum,” jelas Regy S. Wijaya pada mediakendari.com. Senin (1/4/2019).
Regy juga menjelaskan, kedua korban yang berdomisili di Kelurahan Lameroro, Kecamatan Rumbia Kabupaten Bombana telah dikunjungi Petugas Jasa Raharja Samsat Bombana Imam Mahdi Amrin.
Kunjungan dilakukan untuk memastikan kelengkapan berkas ahli waris dan menyampaikan bela sungkawa dan duka cita yang sedalam dalamnya dari PT Jasa Raharja.
“Semoga dengan kejadian ini, menjadikan kita semua sadar dan taat dalam berlalu lintas di jalan raya, karena keselamatan kita adalah tanggung jawab kita semua dan jadilah generasi pelopor keselamatan berlalu lintas,” pungkasnya. (A)











