Editor : Taya
KENDARI – Santunan korban kecelakaan lalu lintas di jalan raya yang disalurkan oleh PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Sulawesi Tenggara hingga Februari 2019 ini telah mencapai Rp. 3.460.558.952.
Menurut Kepala PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Sulawesi Tenggara, Regy S. Wijaya, tingginya pembayaran santunan tersebut disebabkan pengendara roda dua maupun roda empat banyak yang meninggal dunia.
Baca Juga :
- Ampuh Sultra Harapkan Pemilik IUP Tak Salah Gunakan Kepmen ESDM 365 untuk Monopoli Jasa Pertambangan
- Jalin Kerjasama Publikasi Jangka Panjang, Komisaris MEK TV Berikan Sertifikat Penghargaan Kepada Perwakilan Manajemen Huayou Cobalt dan Apresiasi IPIP Pomalaa sebagai Pusat Hilirisasi Baru di Sultra
- PT Tiran Group Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal, Ribuan Warga Sultra Terserap
- IMIK Jakarta Desak Evaluasi dan Penghentian Sementara Aktivitas PT EMS Usai Truk Tangki Hantam Rumah Warga
- 250 Anak Serbu Kids Wild Adventure di Cafe Langit Hotel Qubah 9 Kendari
- Gandeng Kejati Sultra, Gubernur Percepat Pengamanan Aset Daerah dan Tata Kelola SDA
“Jumlah santunan pada tahun 2019 mencapai Rp. 3,4 miliar lebih. Ini disebabkan banyaknya korban yang meninggal dunia dengan jumlah santunan yang diberikan bagi korban kecelakaan sebesar Rp. 50 juta,” jelasnya kepada mediakendari.com saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (14/3/2019).
Berdasarkan data PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Sulawesi Tenggara sampai dengan Februari 2019 jumlah korban kecelakaan lalu lintas meninggal dunia yang mendapat santunan mencapai 39 orang dengan besaran santunan yang diklaim sebesar Rp.1,95 miliar. Sedangkan jumlah korban kecelakaan mengalami luka-luka sebanyak 158 orang dengan santunan sebesar Rp. 1.405.438.604.
“Tahun ini untuk santunan penguburan sebesar Rp 4.000.000 sebanyak 1 orang saja,” katanya.
Regy menambahkan, untuk santunan penggunaan ambulance dan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) hingga kini telah mencapai Rp. 98.620.348 dengan jumlah korban sebanyak 17 orang. Jumlah ini menurut dia, mengalami penurunan dari tahun sebelumnya yang mencapai 24 korban dengan jumlah santunan sebesar Rp.93.611.231.
“Jika dibandingkan pada Februari 2018 jumlah keseluruhan santunan yang diberikan mengalami penurunan daripada Februari tahun ini yakni masing-masing sebesar Rp. 4.140.154.105 turun menjadi Rp. 3.460.558.952,” katanya sambil melihat data yang tertulis di komputernya.
Baca Juga :
- Discover The Wild Season 3 Kembali Digelar, Hadirkan Edukasi dan Pameran Satwa di Hotel Qubah Kendari
- Luar Biasa! Sultra Dipilih Jadi Percontohan Nasional KUHP-KUHAP Baru, Wakajagung, Wakapolri & Waka MA Kompak Puji Polda-Kejati-PT Sultra
- COUNTDOWN! Sisa 6 Hari Lagi, INFORMA Living Plaza Kendari Kasih Cashback 10%, Jangan Sampai Ketinggalan!
- Promo Spektakuler INFORMA Kendari: Hadirkan Nyaman di Setiap Ruang, Ada Rak WALLY Hingga Kursi Ergonomis G NEO MJOLNIR
- Hj Rujuwati Harun Nyatakan Siap Maju Sebagai Ketua KKSS Kota Kendari 2026-2030
- Dari Konflik Agraria hingga Kerusakan Lingkungan, MSF Kolaka Desak Tata Kelola Nikel yang Berkeadilan
Regy memaparkan, korban kecelakaan yang bisa mendapat santunan dari Jasa Raharja yakni penumpang angkutan umum darat, udara, air dan laut yang sah dari mulai berangkat hingga turun di tempat tujuan dan orang yang berada di luar kendaraan bermotor penyebab kecelakaan seperti pejalan kaki atau kendaraan lain yang ditabrak kendaraan penyebab kecelakaan.
“Ada kondisi kecelakaan yang menurut ketentuan UU No.33 dan 34 Tahun 64 diluar lingkup jaminan Jasa Raharja seperti Laka Tunggal, Out Of Control, akibat bencana alam, dan lain-lain,”tutupnya.
