Reporter : Hasrun
Editor : Kang Upi
RUMBIA – Kapolres Bombana AKBP Andi Adnan Syafruddin meminta anggotanya agar lebih humanis dalam menegakkan hukum Operasi Patuh Anoa Tahun 2019.
Hal tersebut ditegaskan Andi Andan dalam apel gelar pasukan Operasi Patuh Anoa di halaman Mako Polres Bombana, Kamis, (29/8/2019).
“Porsenil harus lebih humanis dan bijak saat melakukan Operasi Patuh,” kata Adnan di hadapakan ratusan personil polisi peserta apel.
Meski demikian katanya, porsenil yang ditugaskan untuk melakukan operasi patuh di wilayah itu, tidak boleh meninggalkan sikap yang tegas terhadap pelanggar lalulintas.
“Hal yang penting adalah, hilangkan sikap arogan, dan tindakan yang justru menjadikan operasi patuh kontra produktif dalam upaya menciptakan Kamseltibcar lantas,” ungkapnya.
Baca Juga:
- Jalin Kerjasama Publikasi Jangka Panjang, Komisaris MEK TV Berikan Sertifikat Penghargaan Kepada Perwakilan Manajemen Huayou Cobalt dan Apresiasi IPIP Pomalaa sebagai Pusat Hilirisasi Baru di Sultra
- Ampuh Sultra : APH Diminta Preventif Cegah Material Ilegal di Proyek Bendungan Pelosika
- Jumat Berkah Bapenda Sultra, Bayar PKB di Samsat Drive Thru Dapat Paket Makanan Gratis
- IPIP Paparkan Sederet Program CSR di Pomalaa, Dari Pengendalian Debu Hingga Tanggung 41 Persen Beban Penanganan Sungai Oko-Oko
- Dari Konflik Agraria hingga Kerusakan Lingkungan, MSF Kolaka Desak Tata Kelola Nikel yang Berkeadilan
- BREAKING NEWS: Pasar Ranomeeto Ludes Terbakar Malam Ini
Ia juga menuturkan, tujuan operasi patuh anoa tahun 2019 untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat sesuai Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalulintas angkutan jalan.
“Untuk itu saya menekankan agar porsenil yang menjalankan tugas dengan baik, bertanggung jawab dan melaksanan dengan prosedural proposional dan profesional guna mencapai hasil yang diharapkan,” tutupnya. / A











