Editor : Kang Upi
KENDARI – Gempa Bumi tektonik mengguncang wilayah sekitar Ibu Kota Kabupaten Konawe Utara, Wanggudu bagian barat, Rabu, (19/6/ 2019) sekitar pukul 11:12:12 Wita.
Berdasarkan data yang dirilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kendari, gempa tersebut merupakan jenis gempa bumi dangkal dan berdasarkan hasil pemodelan diketahui jika gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami.
Kepala Stasiun Geofisika Kendari Rosa Amelia, S.Si dalam rilis persnya menjelaskan, gempa yang melanda wilayah Konut tersebut diakibatkan aktivitas Sesar Matarombeo di Barat Laut Wanggudu.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Matarombeo di Barat Laut Wanggudu,” tulis Rosa.
BACA JUGA :
- Dekan FEB Unusia Pimpin Kolaborasi Internasional Terbitkan Riset Akuntansi Ekologi Syariah di Jurnal Q1 JURIS
- Hj Rujuwati Harun Nyatakan Siap Maju Sebagai Ketua KKSS Kota Kendari 2026-2030
- KNPI Sultra Desak Kejagung dan Satgas PKH Transparan Soal Denda Administratif Perusahaan Nikel PT TMS di Kabaena Bombana
- Jalin Kerjasama Publikasi Jangka Panjang, Komisaris MEK TV Berikan Sertifikat Penghargaan Kepada Perwakilan Manajemen Huayou Cobalt dan Apresiasi IPIP Pomalaa sebagai Pusat Hilirisasi Baru di Sultra
- Jumat Berkah Bapenda Sultra, Bayar PKB di Samsat Drive Thru Dapat Paket Makanan Gratis
- DPC JPKP Nasional Konkep Ajukan Surat RDP ke DPRD Terkait Larangan Aktivitas Nelayan Rumpon di Empat Desa
Ia juga menjelaskan, hingga data tersebut dirilis pihaknya belum menerima laporan adanya dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Masyarakat juga diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
“Hingga pukul 11.40 WITA, hasil monitoring BMKG menunjukkan belum terjadi aktivitas gempa bumi susulan,” pungkasnya.











