Reporter : Kardin
KENDARI – Banyak kalangan kabarnya akan melakukan aksi damai pada Kamis (26/9/2019), terkait penolakan beberapa Rancangan Undang Undang (RUU) yang dinilai bermasalah.
Selain mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, LSM bahkan Pelajar dikabarkan turut andil dalam gerakan aksi damai tersebut.
BACA JUGA :
- Korban Tembus Malaysia! Tersangka Penyalahgunaan Kartu Shopee dari Koltim Resmi P-21, Ditreskrimsus Polda Sultra Serahkan ke Jaksa
- Wakapolda Sultra Kumpul Bersama Masyarakat, Perkuat Sinergi dan Serap Aspirasi Lewat Dialog Terbuka
- Direktur MEK TV Beri Penghargaan ke Kasi Intel Kejati Sultra Dr. Abdul Bahtiar, Bongkar Tuntas KDRT di ‘Jaksa Menjawab
- Turun ke Warkop, Kapolres Konawe Selatan Ajak Warga Jaga Kampung : Kamtibmas Tanggung Jawab Bersama
- Santai Tapi Tegas! Wakapolda Sultra Ngopi Bareng Ketua Kopdar Rusmin dan Tokoh Sultra Bisman Saranani, Bahas Kantibmas, Narkoba, Miras Hingga Judol
Di Sulawesi Tenggara (Sultra) sendiri, telah beredar panflet Komunitas Gondrong yang menyatakan akan turut melakukan aksi damai di DPRD Sultra.
Saat dikonfirmasi, Ketua Komunitas Gondrong Sultra, Khalik, membenarkan terkait panflet yang beredar di Medsos dan menyatakan akan turut melakukan aksi damai di DPRD Sultra.
“Iya ikut, panfletnya memang dibuat dari gondrong,” ujar Khalik saat dihubungi via WhatsApp, Rabu (25/9/2019).
Komunitas Gondrong Sultra sendiri menyuarakan empat tuntutan, yakni penolakan RUU KPK, RUU KUHP, RUU Pertanahan dan penolakan Kenaikan Iuran BPJS.











