Reporter : Jaspin
Editor : Kang Upi
UNAAHA – Seorang ibu hamil dari Desa Duriasi Kecamatan Wonggeduku Kabupaten Konawe yang menjadi korban banjir di wilayah tersebut, dievakuasi menggunakan helikopter.
Ibu hamil ini dievakuasi ke RSUD Konawe setelah dilaporkan membutuhkan penanganan medis karena dalam kondisi hendak melahirkan.
Istri Wakil Bupati Konawe, Cici Ita Ristianty menjelaskan, setelah dirinya menerima laporan tersebut, pihaknya langsung menjemput ibu hamil itu di Desa Duriasi dan membawanya ke helikopter untuk dievakuasi ke RS Konawe.
BACA JUGA
- Peserta Mudik Gratis di Kendari Mengaku Dimintai Rp12 Ribu, Polisi Lakukan Penyelidikan
- Mayat Perempuan Ditemukan di Kawasan Eks MTQ Kendari, Polisi Selidiki Kasus
- Berangkat ke Kampus, Mahasiswi IAIN Kendari Dilaporkan Hilang
- PNS di Bombana Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya
- Ditemukan Bersama Motornya, Pria Tewas di Kolong Jembatan
- Tragedi Laka Lantas di Kendari, Anak Perempuan Tewas Tertabrak Kendaraan Misterius
“Beruntung ibu hamil itu segera memberikan informasi ke panitia. Sehingga kami segera melakukan tindakan selanjutnya,” ungkap Ibu yang juga menjabat Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPKAD) Kabupaten Konawe ini.
Poses evakuasi via udara ini bisa segera dilakukan dengan cepat, karena bersamaan dengan proses distribusi logistik bantuan Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (Forkominda) di wilayah tersebut.
Dalam proses distribusi ini, Istri Wakil Bupati Konawe, Cici Ristianty didampingi ibu Bayangkari Polres Konawe, Linda Nur Akbar, yang menyalurkan bantuan berupa sembako dan kebutuhan lainnya.
Sementara itu, Linda Nur Akbar menuturkan, bahwa penanganan ibu hamil memang harus cepat diberikan bantuan dilapangan. Sebab jika tidak, maka akan lebih resiko dan rawan.
“harus kita tanggap terhadap warga kita apalagi ibu hamil,” tambah Istri Kapolres Konawe ini. (A)











