Reporter : Jaspin
Editor : Kang Upi
UNAAHA – Seorang ibu hamil dari Desa Duriasi Kecamatan Wonggeduku Kabupaten Konawe yang menjadi korban banjir di wilayah tersebut, dievakuasi menggunakan helikopter.
Ibu hamil ini dievakuasi ke RSUD Konawe setelah dilaporkan membutuhkan penanganan medis karena dalam kondisi hendak melahirkan.
Istri Wakil Bupati Konawe, Cici Ita Ristianty menjelaskan, setelah dirinya menerima laporan tersebut, pihaknya langsung menjemput ibu hamil itu di Desa Duriasi dan membawanya ke helikopter untuk dievakuasi ke RS Konawe.
BACA JUGA
- Dekan FEB Unusia Pimpin Kolaborasi Internasional Terbitkan Riset Akuntansi Ekologi Syariah di Jurnal Q1 JURIS
- Hj Rujuwati Harun Nyatakan Siap Maju Sebagai Ketua KKSS Kota Kendari 2026-2030
- KNPI Sultra Desak Kejagung dan Satgas PKH Transparan Soal Denda Administratif Perusahaan Nikel PT TMS di Kabaena Bombana
- Jalin Kerjasama Publikasi Jangka Panjang, Komisaris MEK TV Berikan Sertifikat Penghargaan Kepada Perwakilan Manajemen Huayou Cobalt dan Apresiasi IPIP Pomalaa sebagai Pusat Hilirisasi Baru di Sultra
- Jumat Berkah Bapenda Sultra, Bayar PKB di Samsat Drive Thru Dapat Paket Makanan Gratis
- DPC JPKP Nasional Konkep Ajukan Surat RDP ke DPRD Terkait Larangan Aktivitas Nelayan Rumpon di Empat Desa
“Beruntung ibu hamil itu segera memberikan informasi ke panitia. Sehingga kami segera melakukan tindakan selanjutnya,” ungkap Ibu yang juga menjabat Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPKAD) Kabupaten Konawe ini.
Poses evakuasi via udara ini bisa segera dilakukan dengan cepat, karena bersamaan dengan proses distribusi logistik bantuan Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (Forkominda) di wilayah tersebut.
Dalam proses distribusi ini, Istri Wakil Bupati Konawe, Cici Ristianty didampingi ibu Bayangkari Polres Konawe, Linda Nur Akbar, yang menyalurkan bantuan berupa sembako dan kebutuhan lainnya.
Sementara itu, Linda Nur Akbar menuturkan, bahwa penanganan ibu hamil memang harus cepat diberikan bantuan dilapangan. Sebab jika tidak, maka akan lebih resiko dan rawan.
“harus kita tanggap terhadap warga kita apalagi ibu hamil,” tambah Istri Kapolres Konawe ini. (A)











