BREAKING NEWSHEADLINE NEWSKONAWENASIONALPEMERINTAHANPERISTIWA

Insiden Makanan MBG: Kepala SPPG Tonggauna Utara, Minta Maaf dan Berkomitmen Akan Meningkatkan Kualitas Makanan

633
×

Insiden Makanan MBG: Kepala SPPG Tonggauna Utara, Minta Maaf dan Berkomitmen Akan Meningkatkan Kualitas Makanan

Sebarkan artikel ini
Ketgam. Insiden Makanan MBG: Kepala SPPG Tonggauna Utara, Minta Maaf dan Berkomitmen Akan Meningkatkan Kualitas Makanan.

KONAWE, MediaKendari.com – Sebuah Insiden Makanan Bergizi (MBG), yang diduga makanan berjamur di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, telah memicu kemarahan masyarakat dan mengingatkan kita akan pentingnya menjaga kualitas makanan yang kita konsumsi.

Kepala Kelompok Satuan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Tonggauna Utara, Dendi, mengakui kesalahan dalam penemuan makanan berjamur di SMA 1 Tonggauna, Kecamatan Tonggauna Utara, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra). Senin (19/1/2026).

Dendi menjelaskan bahwa kesalahan tersebut terjadi karena kelalaian dia sendiri dalam memantau kualitas makanan. “Kami mengakui kesalahan ini dan meminta maaf kepada masyarakat, khususnya orang tua siswa yang anaknya menerima makanan tersebut,” kata Dendi.

Penemuan makanan berjamur ini terjadi pada hari Sabtu, 17 Januari 2026, ketika pihak sekolah melaporkan kepada SPPG bahwa menu makanan yang diberikan kepada siswa berjamur. Dendi langsung menghubungi pihak sekolah dan meminta maaf atas kesalahan tersebut.

“Setelah itu, kami melakukan evaluasi dan memberikan edukasi kepada staff SPPG untuk lebih berhati-hati dalam memantau kualitas makanan,” kata Dendi.

Dendi juga meminta maaf kepada masyarakat dan berjanji untuk lebih teliti dalam menjalankan tugasnya. “Kami akan lebih berhati-hati lagi dan memastikan bahwa makanan yang diberikan kepada siswa aman dan sehat,” tegasnya.

Selain itu, Kepala Korwil Kabupaten Konawe, Nopri Ali Ikmansa SH, juga telah memberikan pernyataan terkait kejadian tersebut.

“Kami telah meminta SPPG untuk lebih berhati-hati dalam menjalankan tugas mereka dan memastikan bahwa makanan yang disajikan aman untuk dikonsumsi,” ujar Kepala Korwil tersebut.

Dengan demikian masyarakat di harapkan agar memaklumi atas kejadian insiden tersebut dan dapat memaafkan kesalahan pihaknya dan memberikan kesempatan untuk memperbaiki.

 

Laporan: Redaksi

You cannot copy content of this page