Reporter : Hasrun
Editor : Kang Upi
KASIPUTE – Sesi pertama gladi bersih Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Sekolah Menengah Atas (SMA) 3 Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra) gagal dilakukan dengan tuntas, karena gangguan jaringan.
Dengan kejadian ini, sebanyak 189 siswa masih menunggu kelanjutan pelaksanaan gladi bersih. Untuk pelaksanaan geladi di sesi pertama, dikuti 32 siswa.
Baca Juga :
- Pemprov Sultra Layangkan Undangan Kedua untuk Nur Alam dalam Mediasi Konflik Yayasan Unsultra
- SMA Unggul Garuda Resmi Dibuka di Sultra, Ini Syarat Masuknya
- Dari IAIN ke UIN Kendari: Sekadar Ganti Nama atau Lonjakan Mutu?
- Konsel Baca Buku, Babibu Community Hadirkan Ruang Literasi yang Inklusif
- Wakil Bupati Konawe Tekankan Pentingnya Pencegahan Narkoba untuk Masa Depan Generasi Emas
- Kunjungan Kerja Nopri Al Ikmansyah Korwil BGN Konawe: Dorong Peningkatan Operasional SPPG dan Pelayanan Kepada Masyarakat
“Sementara berjalan baru dia offline da log out semuanya, karena jaringan yang rusak,” ungkap Proktor UNBK, Sabarudin Sigia saat ditemui mediakendari.com, Senin (11/3/2019).
Pelaksaan Gladi Bersih UNBK ini sendiri dilakukan 2 hari di sekolah tersebut, sebagai bagian dari persiapan dalam menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).
“Kami sudah mulai melakukan dengan lancar pukul 08.00 Wita, tadi. Namun pukul 09.00 Wita, jaringan terganggu,” terangnya.
Dengan adanya gangguan ini, siswa dan siswi Kelas 3 di sekolah tersebut yang sedianya akan melaksanakan simulasi UNBK, tidak bisa menyelasaikan tahapan gladi hingga tuntas.
Baca Juga :
- SRIKANDI AMBA SULTRA Resmi Diluncurkan, Wadah Konsolidasi dan Sosialisasi Kelembagaan di Sulawesi Tenggara
- Tambang Ilegal Bombana Berdarah, Ketua Oasis Sultra Murka: Jangan Ada yang Dilindungi
- Aksi Bersenjata di Area Tambang Bombana, Oknum Brimob Diperiksa Propam
- HUT ke-22 Bombana Jadi Momentum Penguatan Sinergi Provinsi dan Kabupaten
- HUT ke-22 Kabupaten Bombana, Karnaval Budaya Jadi Panggung Persatuan dalam Keberagaman
- 22 Kecamatan Meriahkan Defile HUT Bombana, Porseni Resmi Dibuka dengan Nuansa Kebudayaan
Terkait masalah ini, kata Sabarudin, pihaknya masih menunggu informasi dari Pusat untuk penyelesaian pelaksaan gladi bersih tersebut. Sebab menurutnya, gladi bersih ini penting dilakukan sebagai persiapan UNBK untuk siswa dan siswi.
“Kita masih menunggu informasi dari pusat, kita belum tau apakah kita menunggu sampai malam, atau dilanjut besok,” tambahnya. (A)











