Reporter : Hasrun
Editor : Kang Upi
RUMBIA – Kepolisian Resor (Polres) Bombana telah mengantongi identitas empat pelaku perampokan nasabah Bank Sultra Cabang Bombana pada 19 Juni 2019 lalu.
Aksi kejahatan ini sendiri dilakukan lima pelaku. Namun seorang pelaku diantaranya berhasil diamankan Tim Resmbob 78 Bombana di Kolaka dan ditahan di Mako Polsek Rumbia.
Kapolres Bombana AKBP Andi Adnan Syafruddin menuturkan, pihaknya sudah mengantongi empat nama pelaku perampokan uang nasabah Bank Sultra senilai 50 juta pada Juni lalu.
“Dalam satu kali 24 jam, satu orang pelakunya sudah kita tangkap dan kita proses dan empat orang lagi sedang kita kejar, dan informasinya, pelaku lari ke Selatan,” ujar Adnan kepada awak media usai syukuran Hari Bhayangkara ke 73 di eks MTQ Rumbia.
BACA JUGA :
- VIRAL! Karyawan PT ATS Ngamuk Tak Dikasih Makan, Singgung Anak Lokal Sengaja Dibuat Menyerah
- Masa Jabatan Berakhir, Kini Nurnining Ditunjuk Jadi Plt Ketua DPD II Golkar Konawe, Siap Gelar Musda
- Dinginnya Subuh Keliling di Masjid An Nur, Kapolda dan Wakapolda Sultra : Keamanan Tak Bisa Sendiri, Butuh Warga
- Discover The Wild Season 3 Kembali Digelar, Hadirkan Edukasi dan Pameran Satwa di Hotel Qubah Kendari
- Dari Mimbar Masjid Raudhatul Mujahidin, Kapolda Sultra Gaungkan Jaga Bumi Anoa dan Berantas Narkoba
- AWAS SPK BODONG! Bos PT APNI Ana Shela Tiara Tegaskan: Hanya APNI Kontraktor Tunggal di IUP PT Bososi Pratama
Menurutnya, kasus tersebut menjadi atensi publik di Bombana, sehingga apabila pelaku perampokan tidak ditangkap, akan menjadi keresahan bagi warga, terlebih bagi nasabah bank yang selalu melakukan penarikan dan penyetoran secara tunai dengan nilai yang besar.
“Nama-nama pelaku sudah kita pegang, rata-rata pelakunya dari daerah Kolaka, semoga dalam waktu dekat kami segera meringkus empat pelaku lagi,” ucapnya.
Ia juga menghimbau para nasabah bank di Bombana agar lebih berhati-hati saat hendak melakukan penyetoran uang atau penarikan dengan jumlah yang banyak.
“Untuk memberikan keamanan kami siap untuk mengawal yang penting kami diberitau,” tutupnya. (A)











