NEWS

Kapolda Sultra Pimpin Apel Operasi Patuh Anoa 2026 : Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan

×

Kapolda Sultra Pimpin Apel Operasi Patuh Anoa 2026 : Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan

Sebarkan artikel ini

Kapolda Sultra Pimpin Apel Operasi Patuh Anoa 2026 : Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan

KENDARI, MEDIAKENDARI.COM – Kapolda Sulawesi Tenggara Irjen Pol. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H.,memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Anoa 2026 di Lapangan Presisi Polda Sultra, Senin (26/10/2026). Operasi ini mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan.”

Apel tersebut diikuti Wakapolda Sultra Brigjen Pol. Budi Hermawan, S.I.K., Irwasda, Kapolresta Kendari, para pejabat utama Polda Sultra, unsur Forkopimda Sultra, serta personel gabungan Polri, TNI, Dinas Perhubungan, dan Jasa Raharja.

Dalam amanatnya, Kapolda menyampaikan bahwa apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir terhadap kesiapan personel maupun sarana dan prasarana sebelum pelaksanaan Operasi Patuh Anoa 2026. Kesiapan tersebut diperlukan agar operasi berjalan terarah, terpadu, dan bertanggung jawab.

Kapolda mengungkapkan data yang menjadi perhatian serius: tercatat 1.569 kecelakaan lalu lintas di Sulawesi Tenggara dengan 234 korban meninggal dunia.

Angka tersebut menjadi alarm bahwa persoalan lalu lintas harus ditangani secara terpadu dan berkelanjutan, melalui langkah preemtif dan preventif, termasuk edukasi kepada masyarakat.

Ia menegaskan, keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) tidak dapat diwujudkan oleh Polri sendiri. Kesadaran serta partisipasi seluruh pengguna jalan menjadi faktor penting.

“Polisi Bersama Masyarakat” menjadi semangat pelaksanaan operasi, sejalan dengan komitmen Jaga Bumi Anoa,yakni menghadirkan Polri yang hadir, berbuat, dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami harapkan operasi ini mampu menciptakan ruang jalan dan ruang publik yang aman melalui pelayanan serta penegakan hukum yang profesional, humanis, dan berkeadilan,” ungkap Irjen Himawan.

Operasi Patuh Anoa 2026 dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, selama 14 hari.

Di Sultra, sebanyak 324 personel gabungan dari Polda Sultra dan jajaran Polresta dilibatkan.

1. Pengendara melawan arus
2. Tidak menggunakan helm SNI
3. Knalpot tidak sesuai / knalpot brong
4. Balap liar
5. Tidak memakai sabuk pengaman
6. Merokok / main HP saat berkendara
7. Pengendara di bawah umur
8. Berboncengan lebih dari ketentuan
9. Tidak memiliki SIM
10. TNKB tidak sesuai aturan

Menutup amanatnya, Kapolda meminta seluruh personel mengedepankan pendekatan profesional dan humanis, termasuk melalui teguran serta edukasi kepada pengguna jalan.

Dengan demikian, Operasi Patuh Anoa 2026 diharapkan tidak hanya meningkatkan kepatuhan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama.

Laporan: Tim Redaksi