Reporter : Ardilan
Editor : Kang Upi
BAUBAU – Kejaksaan Negeri (Kejari) Baubau Sulawesi Tenggara (Sultra) menganggap penetapan tersangka dalam kasus dugaan korupsi retribusi pelayanan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Kelurahan Wameo Kecamatan Batupoaro tergantung fakta yang berkembang kedepan.
Hal ini dikarenakan Koorp Adhyaksa tersebut terus melakukan upaya pengembangkan kasus yang disinyalir merugikan keuangan negara tersebut.
Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Baubau, La Ode Rubiani mengungkapkan, pihaknya saat ini sudah mengantongi dan membidik daftar pihak yang paling bertanggungjawab dan berpotensi dapat dijadikan sebagai tersangka.
Meski begitu, Rubiani mengaku untuk penetapan tersangka nantinya tergantung pada fakta yang berkembang.
“Tergantung fakta yang berkembang. Karena namanya sementara proses pemeriksaan, kemungkinan ditetapkan tersangka bisa iya, bisa tidak,” ucap La Ode Rubiani, Selasa (30/7/2019).
Selain itu, mantan Kasi Intel Kejari Gorontalo Utara ini juga mengatakan, pihaknya akan terus mengamati isu korupsi TPI Wameo yang memiliki keterkaitan dengan oknum pejabat Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Baubau.
BACA JUGA :
- Peran Pemuda Membangun Konawe Kepulauan : Dari Sumpah Menuju Karya Nyata – Opini Sahidin, SE Wakil Ketua DPRD Konkep
- Kejati Sultra Lelang Serentak Barang Rampasan Negara Senilai Rp4,5 Miliar, Ada Ekskavator Hingga 20 Ribu Ton Ore Nikel Sitaan
- Ditresnarkoba Polda Sultra Ungkap Kasus Narkotika Lintas Provinsi, 6 Tersangka dan 2,3 Kilogram Sabu Diamankan di Kendari
- WALHI Sultra Bersama Aliansi Petani Medulu Tolak Pembangunan Markas Kopassus Group 5 dan Rindam di Lalonggombu-Ambesea, Desak Pengakuan Hak Tanah Rakyat
- Jubir Kerajaan Moronene Keuwia Bantah Narasi “Tanah Raja”: Tegaskan Tak Pernah Jual Tanah Warisan Masyarakat
- SISA 4 HARI! Informa Kendari Berikan Cashback Hingga 15 Persen tambah Hadiah Langsung Sofa, Jangan Sampai Ketinggalan
“Isu-isu soal keterlibatan oknum pejabat DKP itu kita amati juga,” imbuhnya.
Terkait pemeriksaan saksi, kata Rubiani, terungkap pejabat internal TPI merupakan pihak yang paling bertanggung jawab atas pengelolaan uang. Dia juga membeberkan, sejauh ini belum ada satu pun saksi yang diperiksa memberikan keterangan keterlibatan oknum pejabat di DKP Baubau.
“Kalau kemudian di TPI itu ada yang mengatakan bahwa uang ini saya kasih ini, saya kasih itu maka menarik untuk kita kaji. Kita berharapnya ada saksi bisa lebih bernyanyi,” tandasnya. (a)











