Reporter : Erlin
Editor : Taya
ANDOOLO – Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) partai Golkar Kabupten Konawe Selatan (Konsel) Sulawesi Tenggara (Sultra) Budi Sumantri menegaskan pihaknya mengusung Ketua DPRD Konsel Irham Kalenggo untuk maju bertarung di Pemilihan Bupati (Pilbub) Konsel tahun 2020 mendatang.
Budi menjelaskan, saat ini di internal partai golkar baik di DPD dua dan DPD satu berharap agar Irham Kalenggo sukses dalam perhelatan kontestasi Pilkada ditahun mendatang.
“Saya pastikan kita sebagai kader, semua kita sudah rumuskan kalau kita kader Konsel solid mendukung penuh Irham Kalenggo maju di Pilbup kali ini,” Kata Budi saat diwawancarai di Andoolo Selasa (16/7/2019).
Budi menambahkan, ditingkat provinsi, nama Irham juga telah disebut sebagai figur yang dianggap mampu untuk maju bertarung.
BACA JUGA :
- Proyek Hilirisasi Miliaran Dolar Terancam Seret, Komisi XII DPR RI : Kepastian RKAB Harga Mati
- Sidang Bongkar Transaksi 15.540 WMT Ore Nikel Ilegal di Kolut, GEMARI Sultra: Minta Polda, Kejati Usut Tuntas Hingga Dalangnya
- Kapolda Sultra Terpilih Aklamasi Pimpin Perbakin, Bidik Prestasi Nasional
- GERAK Sultra Desak Kejati Bongkar Kerugian Negara Rp 233 Miliar Korupsi Tambang PT AMIN, Jangan Berhenti di 9 Tersangka
- Peringati HUT ke-30, Polda Sultra Gelar Doa Bersama Hadirkan Ustadz Das’ad Latif
- Polres Kolaka Raih Penghargaan Kompolnas Awards 2026
“Makanya pemasangan baliho yang terpasang saat ini diseluruh wilayah Konsel sekarang, itu tidak hanya datang dari inisiatif kader di kabupaten, tapi datang dari DPD satu (pengurus provinsi) dalam hal ini pak Ridwan Bae sebagai ketua DPD satu untuk merestui rencana ini,” Tambah Budi.
Dikatakan Budi, saat ini pihaknya tengah fokus berupaya untuk mendongkrak elektabilitas Irham. Hal ini dilakukan agar mengunci keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk memberikan rekomendasi terhadap ketua DPD dua partai Golkar tersebut. Dengan begitu, Budi meyakini tak ada lagi alasan DPP untuk tak memberikan rekomendasi terhadap usungan pengurus di daerah.
Ditanyai jika kedepanya DPP bersikap lain, tak merestui Irham Kalenggo. Budi menanggapi dingin, ia meyakini. Jika hasil survei menunjukan elektabilitas Irham berada dipuncak, maka secara otomatis DPP akan tetap mendorong Irham untuk menggunakan partai golkar sebagai kendaraan politiknya maju mencalonkan. (a)











