oleh

Kisruh UNJ, Ini Sikap UHO

KENDARI РPemecatan Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan  (Menristekdikti) menjadi bola panas. Keputusan itu lantas menjadi pro dan kontra, terutama di kalangan internal maupun alumni UNJ.

Forum Pasca Sarjana UNJ sendiri telah mengeluarkan pernyataan sikap yang diantaranya mendesak Menristekdikti untuk mencabut Surat Keputusan (SK) Pemecatan Rektor UNJ, Selain itu Forum Pasca Sarjana UNJ juga meminta kepada Menristekdikti untuk mundur dari jabatannya serta menolak penunjukkan Pelaksana Tugas (PLT) Harian Rektor UNJ.

Terkait kekisruhan itu, Universitas Halu Oleo (UHO) yang memiliki banyak Pegawai dan Pengajar yang berlatar belakang alumni maupun mahasiswa yang sedang melanjutkan studi doktoral di UNJ mengeluarkan himbauan kepada seluruh civitas akademikanya.

Melalui Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Nur Arafah, UHO menghimbau agar seluruh civitas akademika UHO tidak ikut-ikutan dalam kasus Rektor UNJ karena dikhawatirkan akan merusak citra dan nama baik institusi.

“Jika dalam aksi demonstrasi terkait kasus UNJ ada oknum civitas akademika UHO yang terlibat maka kegiatan tersebut murni menjadi tanggung jawab yang bersangkutan secara pribadi. Saya harap dari UHO tidak ada yang terlibat karena itu pasti akan merusak citra institusi,” ucap Nur saat ditemui diruang kerjanya, (28/9/2017).

Untuk diketahui, Menristekdikti, Muhammad Nasir, semenjak tanggal 25 September yang lalu telah mencopot Djaali dari jabatan Rektor UNJ. Selain Djaali, Direktur Pascasarjana UNJ, Mochammad Asmawi, juga mengalami nasib yang sama dan sebagai gantinya, Kemenristekdikti telah menunjuk Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Intan Ahmad, sebagai pelaksana tugas harian PLT Rektor UNJ.

Berikut ini isi himbauan lengkap Universitas Halu Oleo yang dirilis pada Rabu (27/9/2017):

PERNYATAAN

______

Sehubungan dengan adanya informasi mengenai keterlibatan mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) dalam Aksi Kasus Universitas Negeri Jakarta (UNJ) & Peristiwa yang melatarbelakanginya, maka saya selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UHO menyatakan bahwa:

  1. Universitas Halu Oleo (UHO) secara Institusi tidak pernah mengizinkan/menyuruh siapapun termasuk mahasiswa untuk terlibat dalam kegiatan tersebut.
  2. Jika dalam aksi kasus UNJ ada oknum mahasiswa UHO yang terlibat maka kegiatan tersebut murni tanggungjawab yang bersangkutan secara pribadi.
  3. Kepada civitas akademika UHO khususnya mahasiswa agar tidak ikut-ikutan terlibat dalam kegiatan tanpa izin pimpinan UHO maupun yang berpotensi mencemarkan nama baik Institusi.

Demikian pernyataan ini untuk dimaklumi.

Kendari, 27 September 2017.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UHO

NUR ARAFAH.

Reporter: Ronal Fajar
Editor: Kardin

Terkini