KENDARI, MEDIAKENDARI.com – Kapolrestabes Medan, Kombes Gidion Arif Setyawan, resmi naik pangkat menjadi brigadir jenderal (Brigjen) dan mendapat amanah baru sebagai Wakapolda Sulawesi Tenggara (Sultra).
Keputusan ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/1764/V/KEP./2025 yang diterbitkan pada 5 Agustus 2025.
Kadiv Humas Polri, Irjen Sandi Nugroho, menjelaskan bahwa mutasi dan promosi jabatan merupakan hal yang lazim di tubuh Polri sebagai bagian dari penyegaran dan pengembangan karier.
“Mutasi jabatan merupakan proses alamiah dalam organisasi, sebagai bentuk penyegaran, pengembangan karier, serta pemenuhan kebutuhan organisasi,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Promosi Gidion dari Kombes menjadi Brigjen menandai langkah baru dalam perjalanan kariernya.
Dengan pengalaman panjang memimpin di berbagai wilayah, ia dipercaya mendampingi Kapolda Sultra dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Penunjukan Brigjen Gidion diharapkan mampu memperkuat jajaran Polda Sultra di tengah dinamika keamanan daerah, mulai dari penanganan konflik sosial, pengawasan aktivitas pertambangan, hingga pengamanan agenda nasional. Kehadirannya juga dinilai akan mendorong sinergi yang lebih erat antara aparat kepolisian dan masyarakat.
Dalam surat telegram yang sama, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga merotasi sejumlah pejabat utama Polda lainnya, termasuk Kapolda Metro Jaya, Kapolda Sulawesi Barat, Kapolda Kalimantan Utara, dan Kapolda Maluku.
Total, terdapat 61 personel Polri yang dimutasi, empat di antaranya mendapat penugasan khusus, sementara 23 lainnya dimutasi dalam rangka pensiun.
Bagi Brigjen Gidion, amanah baru di Sulawesi Tenggara menjadi tantangan sekaligus kesempatan untuk menghadirkan wajah kepolisian yang profesional, tegas, dan humanis.
“Kami siap bekerja sama dengan semua pihak demi menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Sultra,” ucapnya singkat saat dikonfirmasi.











