Redaksi
KENDARI – Komunitas Ayo Makan Kendari kini rutin membagikan makanan secara gratis kepada siapa saja yang melintas pada titik yang menjadi lokasi pembagian makanan tersebut. Salah satunya di Jalan Made Sabara yang menjadi lokasi pembagian pada Jumat (13/12/2019).
Ketua Komunitas Ayo Makan Kendari, Nisvan mengatakan aktivitas mulia ini sudah mereka jalankan selama dua bulan lebih.
“Alhamdulillah kalau untuk komunitas ayo makan ini kita sudah minggu yang ke-10. Kegiatan sosial masyarakat jadi semua kalangan bisa ikut berpartisipasi, dalam hal ini berbeda agama dengan kita tidak ada masalah karena memang tujuannya itu kegiatan sosial,” ujar Nisvan.
Ia berharap komunitas ini dapat menjadi wadah bagi gerakan serupa agar kedepannya tidak hanya pada Jumat dilaksanakan, tetapi dapat rutin setiap hari.
“Jadi kita punya rencana besar bagaimana menyatukan teman-teman yang selama ini sudah jalan, yang jauh sudah sebelum kita ini untuk bergabung menjadi satu sehingga bisa tercipta pembagiannya itu setiap hari,” tuturnya.

Untuk pendanaan, lanjut Nisvan, saat ini telah ada 60 donatur tetap yang rutin mengirimkan bantuannya kepada komunitas ayo makan.
“Yang donatur itu kita patok tidak besar, kecil saja tetapi bisa rutin setiap minggunya. Jadi donasinya itu ada yang Rp 50 ribu, Rp 100 ribu, maksimal kita patok Rp 200 ribu. Kenapa kita tidak izinkan yang besar karena kita mau rutin, sehingga kita ada harapan modal kita berapa seperti itu,” ujarnya.
Baca Juga :
- Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolda Sultra Blusukan Jumat Keliling di Korumba Kendari, Ajak Warga Bentengi Keluarga dari Narkoba dan Miras
- Box Culvert Tak Dirabat, Galian Masih Tergenang Air, Ampuh Sultra Bongkar Bobrok Proyek Drainase 24,6 M APBN di Kendari, PPK 2.2 dan Bos UD Maju Harus Diperiksa
- Ketua HIPTI Sultra Rusmin Abdul Gani Sentil Aturan Baru ESDM Bagus, Tapi Bisa Picu Konflik Pengusaha Lokal
Ia berencana akan mengurus legalitas sebuah komunitas dan nantinya akan dapat dipublikasikan di berbagai media di Kota Kendari. Nisvan menuturkan, ia bersama anggota komunitas belum melakukan penggalangan dana di luar anggota komunitas.
“Belum boleh kita menggalang dana secara umum. Jadi untuk sekarang masih teman-teman dekat saja,” katanya.











