Reporter: Muh Ali Wahab
Editor: La Ode Adnan Irham
KENDARI – Pemerintah Kota Kendari berencana membuatkan Sanitasi air limbah atau septic tank di rumah-rumah warga yang dianggap belum memenuhi standar kelayakan. Hal itu untuk mencegah terjadinya pencemaran lingkungan.
Sekretaris Daerah kota Kendari, Nahwa Umar menyebut, salah satu pemicu pencemaran lingkungan adalah sanitasi air limbah yang tidak sesuai standar. Pemkot kata dia akan segera membentuk kelompok kerja (Pokja) untuk menangani masalah itu.
Katanya, saat ini beberapa masyarakat menengah ke bawah di Kendari masih belum memiliki sanitasi air limbah yang sesuai standar. Untuk memastikan itu, Tim Pokja akan melakukan pendataan dengan cara mendatangi langsung rumah-rumah warga mulai dari tingkat kelurahan, untuk memastikan pembuangannya apakah sudah sesuai standar atau belum.
Baca Juga :
- 11 Pejabat Polda Sultra Bergeser, Kapolresta Kendari hingga Kapolres Kolaka Berganti
- Kontrak Jembatan Sambandete Segera Berakhir, Progres Belum 50 Persen, IMPH Desak Dirjen Bina Marga Bertindak Tegas
- MEK TV Berikan Sertifikat Penghargaan kepada Dua Jaksa Kejari Konawe
- GERAK Sultra Sebut Kadis Kominfo dan Pariwisata “Plasback ke Belakang saat Debat Kandidat Calon Gubernur”, Disitu Keterlibatan Gubernur ASR dalam Pusaran PT TMS
- Pengacara Andre Dermawan Soroti Klarifikasi Kadis Kominfo Sultra soal PT TMS: Seperti Humas Perusahaan
- Kasi Pidum Kejari Konawe Ajak Tahanan Salat Berjamaah, Ingatkan Dampak Perbuatan terhadap Keluarga
“Pengadaan tangki septik kepada masyarakat menengah ini nantinya kita akan intervensi saja melalui APBD. Ini tidak apa-apa demi Kota Kendari yang terbebas dari pencemaran lingkungan,” kata Nahwa Umar saat menggelar rapat dalam rangka percepatan dan evaluasi pendampingan Implementasi pembangunan sanitasi Kota Kendari tahun 2019 di salah satu hotel di Kota Kendari, Rabu (6/11/2019).
Rencana pembuatan tangki septik untuk rumah-rumah warga menengah ke bawah itu, Pemerintah Kota Kendari akan menggandeng Bank Sultra. (B)











