oleh

Lagi, Demo Tolak Kenaikan BBM Terjadi, Akibatkan Jalan Bundaran Tank Macet

-NEWS-141 dibaca

KENDARI, MEDIAKENDARI.COM – Jalan seputaran Bundaran Tank mengalami kemacetan pada Selasa malam, 13 September 2022, sekitar pukul 18.20 WITA.

Hal itu disebabkan adanya puluhan mahasiswa, yang menggelar aksi unjuk rasa terkait kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang telah terjadi beberapa hari lalu.

Dari pantauan mediakendari.com di lokasi, terlihat kendaraan baik roda dua maupun roda empat mengalami kemacetan saat akan mengarah ke Jalan Jendr. AH. Nasution dan begitu pun sebaliknya.

Selain itu, terlihat juga massa aksi menghentikan mobil truk kontainer dan menaikinya untuk menyampaikan aspirasi.

Baca Juga : Pansel JPTP Direktur RSUD Kota Kendari Umumkan Nama yang Lulus Tahap Administrasi

Dalam jalannya aksi itu, terlihat beberapa masyarakat yang melintas mengajukan jempol serta teriakan “mantap, turunkan BBM”.

Salah satu orator, Jafir dalam orasinya, ia sangat menyesalkan tindakan dari sejumlah mahasiswa. Sebab, diketahui hingga saat ini BBM belum turun, namun gerakan mahasiswa khususnya di Sultra sudah mulai redup dan tidak adanya aksi lanjutan.

“Kami sangat sesalkan dari sejumlah mahasiswa saat ini. Sejatinya BBM belum turun tapi hingga saat ini mahasiswa tidak lagi melakukan aksi lanjutan,” ujarnya.

Baca Juga : Marak Pedagang BBM Eceran, Pemkot Gunakan Pendekatan Humanis Peringati Penjual

Sebab menurutnya, imbas dari kenaikan BBM tersebut sangat menyiksa masyarakat, terlebih dibeberapa pasar di Kota Kendari sejumlah bahan pokok sudah mengalami kenaikan harga.

Olehnya, kata dia hal tersebut tidak boleh disepelekan dan harus terus di suarakan hingga turunnya BBM.

Di tempat yang sama, salah satu pengendara roda dua yang ikut menyaksikan serta mengabadikan momen aksi unjuk rasa tersebut, Irfan mengungkapkan, mendukung hal tersebut.

“Bagus, demo saja. Bagus ini. Sudah keterlaluan ini pemerintah orang kasih naik harga, mahal sekali, baru biar bensin sekarang sudah sedikit mi stoknya,” katanya.

 

Reporter : Muhammad Ismail