Reporter: Hasrun
Editor: La Ode Adnan Irham
RUMBIA – Desa Lantawonua, Kecamatan Rumbia didapuk menjadi desa sadar pengawasan, dan politik uang oleh Bawaslu Bombana, Senin (2/12/2019).
Ketua Bawaslu Kabupaten Bombana, Hasdin Nompo mengatakam, dibentuknya desa binaaan itu bertujuan memberi edukasi pada masyarakat dan meminimalisir politik uang di desa.
“Di desa kan, kerap dijadikan sasaran tim sukses, opini yang sering saya dengar di desa itu sunyi senyap tapi terbagi,” kata Hasdin.
Lanjutnya, dengan desa sadar pengawasan ini, ia berharap semua pihak bekerja sama membantu mewujudkan pemilu yang adil dan bermartabat.
Sementara itu, anggata Bawaslu Sultra, Bahari menjelaskan, desa sadar pengawasan, bagian dari kerja Bawaslu di setiap daerah untuk mengawasi proses pemilu.
“Tidak hanya pada saat penyelenggaraan pemilu saja, tetapi upaya pencegahan dini terjadinya politik uang,” katanya.
Tak hanya itu, launching desa sadar pengawasan juga sekaligus menepis stigma masyarakat, bahwa kerja Bawaslu setelah pemilu itu tidak ada.
Menurutnya, jauh sebelum pemilu digelar, Bawaslu sudah melakukan pengawasan pra Pemilu.
Baca Juga :
- Kapolda Sultra Terima Audiensi Bea Cukai, Perkuat Sinergi Berantas Peredaran Rokok Ilegal
- Satgas KSD DPP LAT Layangkan Surat Kedua ke SCM, Perkuat Sinergi Jaga Kedaulatan Sumber Daya
- LSM FKPK dan GERAK Minta Pernyataan Sekretaris LPM soal Kepemilikan Wisata Pantai Toronipa Diuji
- Menteri Trenggono Pimpin Upacara HUT RI ke-81 di Kampung Nelayan Merah Putih Sorue Jaya Konawe
- Malyqa Aurora Janyqa Bertindak sebagai Pembawa Baki pada Upacara HUT RI ke-81 di SMA Negeri 4 Kendari
- Miris!! Bertahun Tahun Tarik PAD di Pantai Wisata Toronipa, Pemda Konawe hanya Miliki Aset 1 Unit MCK
“Semoga Lantawonua dapat menjadi corong informasi ke desa lain dalam mewujudkan pemilu yang bersih,” pungkasnya.
Kepala Desa Lantawonua, Hj Kurniawaty Hasmin Marunta mengapresiasi upaya Bawaslu tersebut. Ia berharap Bawaslu terus membimbing desanya.
“Kami juga pastinya mengharapkan bimbingan dan arahan dari pihak Bawaslu. Agar nantinya bisa menjadikan masyarakat Lantawonua cerdas dalam berpolitik dan bisa meminimalisir praktek money politik,” ungkap Kurnia.
Ia juga berharap kedepan Desa Lantawonua menjadi Desa percontohan dalam hal pengawasan dan anti politik uang di Bombana. (A)











