Reporter : Rahmat R
Editor : Wiwid
KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ali Mazi resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan sekitar 142 pejabat, baik eselon II, III dan IV di lingkup Pemprov Sultra, pada Kamis (26/8/2019).
Usai melantik para pejabat baru, dalam sambutanya, Ali Mazi mengatakan bahwa proses pergantian dalam pemerintahan adalah hal yang wajar.
“Proses pergantian ini, baik rotasi dan mutasi jabatan adalah hal yang wajar dalam tatanan sistem birokrasi,” katanya.
Menurut Ali Mazi, perombakan yang dilakukan saat ini adalah untuk penyegaran, serta keseimbangan dalam organisasi pemerintahan.
“Memaknai pelantikan, adalah bukan kepentingan orang-orang, tetapi untuk kebutuhan organisasi di tatanan pemerintahan,” jelas orang nomor satu di Bumi Anoa ini.
Kata dia, pelantikan meski disyukuri, dan juga dipertanggungjawabkan. Sebab, roda pemerintahan ada ditangan para ASN yang baru saja dilantik.
Baca Juga:
- Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolda Sultra Blusukan Jumat Keliling di Korumba Kendari, Ajak Warga Bentengi Keluarga dari Narkoba dan Miras
- Box Culvert Tak Dirabat, Galian Masih Tergenang Air, Ampuh Sultra Bongkar Bobrok Proyek Drainase 24,6 M APBN di Kendari, PPK 2.2 dan Bos UD Maju Harus Diperiksa
- Ketua HIPTI Sultra Rusmin Abdul Gani Sentil Aturan Baru ESDM Bagus, Tapi Bisa Picu Konflik Pengusaha Lokal
- Bendahara PERADI Profesional Kendari Lawyer Iwan Dapat Penghargaan dari Direktur MEK TV Jafrun, Bongkar Anggaran Khusus Cetak Advokat Bermutu
- Tingkatkan Akses Keadilan, PERADI Profesional Sultra Berkomitmen Dampingi Masyarakat Kecil -Lawyer Perempuan Dr. Hijriani dapat Penghargaan MEK TV
- Sang Deklarator PERADI Profesional Sultra Terima Penghargaan dari Direktur MEK TV, Dr. Syahiruddin Latif : PERADI Profesional Hadir di Sultra Tekankan Etika Advokat dan Siapkan Bantuan Hukum Gratis
“Pelantikan ini harus disyukuri, dan dilaksanakan dengan ikhlas, demi pekerjaan yang baik. Perlu ada tanggung jawab moral didalamnya,” tandas dia.
Untuk diketahui, Gubernur Sultra melantik sekitar 142 pejabat baru, baik pejabat eselon II, III dan IV. Dalam pelantikan itu, sedikitnya ada 8 pejabat eselon II yang dinonjob.(B)











