KENDARIMETRO KOTA

MAFINDO dan Kemenag Kendari Gelar Kelas AI, 78 Guru Antusias Tingkatkan Literasi Digital

97
×

MAFINDO dan Kemenag Kendari Gelar Kelas AI, 78 Guru Antusias Tingkatkan Literasi Digital

Sebarkan artikel ini
Kegiatan ini menghadirkan 78 peserta yang seluruhnya merupakan guru di bawah naungan Kemenag Kota Kendari.

KENDARI, MEDIAKENDARI.com – Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) Kendari bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Kendari sukses menggelar Kelas Kecerdasan Artifisial (AI Goes to School) yang berlangsung di Laboratorium Komputer MTsN 1 Kendari, Sabtu, 22 November 2025.

Kegiatan ini menghadirkan 78 peserta yang seluruhnya merupakan guru di bawah naungan Kemenag Kota Kendari. Program ini dirancang untuk meningkatkan literasi digital para tenaga pendidik.

Sekaligus memperkenalkan dasar-dasar teknologi kecerdasan artifisial yang kian relevan dalam dunia pendidikan modern. Antusiasme tampak sejak sesi registrasi, di mana jumlah pendaftar melampaui ekspektasi panitia.

Kelas AI ini dibuka secara resmi oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Kendari, H. Nasir Sahbudin, yang dalam sambutannya memberikan apresiasi terhadap inisiatif MAFINDO Kendari.

Ia menegaskan bahwa pemahaman teknologi mutakhir menjadi kebutuhan penting bagi tenaga pendidik.

“Guru harus siap menghadapi tantangan informasi di era digital. Upaya MAFINDO mengenalkan AI kepada para pendidik merupakan langkah strategis untuk membekali mereka dalam menangkal misinformasi sekaligus memperkuat pembelajaran berbasis teknologi,” ucapnya.

Kegiatan ini menghadirkan dua trainer, yakni Fadli Ansar dan Ricky Ramadhan Rasyid, yang memberikan materi mulai dari pengenalan kecerdasan artifisial, pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari, hingga strategi menangkal hoaks menggunakan pendekatan teknologi.

Para peserta juga diajak memahami bagaimana AI dapat digunakan sebagai alat bantu pembelajaran sekaligus meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.

Koordinator Wilayah MAFINDO Kendari, Marsia Sumule G., menekankan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang MAFINDO dalam memperkuat literasi digital di tengah masyarakat.

“Guru adalah garda terdepan dalam pendidikan. Dengan memahami dasar-dasar AI, mereka bisa mengoptimalkan teknologi dalam pembelajaran sekaligus membantu siswa lebih kritis dalam menerima informasi,” ujarnya.

Sementara itu, PIC kegiatan, Deprianus Sarlis, mengungkapkan bahwa respons peserta sangat positif sejak pendaftaran dibuka.
“Antusiasme peserta luar biasa. Banyak guru ingin memahami bagaimana AI bekerja dan bagaimana memanfaatkannya untuk mendukung proses pembelajaran. Kami berharap kegiatan ini menjadi program berkelanjutan,” katanya.

Sepanjang sesi, peserta diberikan pengalaman langsung melalui praktik penggunaan AI sederhana, pemahaman alur kerja teknologi, serta simulasi bagaimana AI dapat menjadi alat bantu dalam menangkal misinformasi.

Melalui kegiatan ini, MAFINDO Kendari dan Kemenag Kota Kendari berharap para guru semakin siap menghadapi dinamika era digital, sekaligus memperkuat ketahanan informasi di lingkungan pendidikan.

Program ini juga diharapkan menjadi langkah awal menuju pembelajaran berbasis teknologi yang lebih adaptif dan relevan bagi generasi muda.

You cannot copy content of this page