Reporter: Safrudin Darma
Editor: Kang Upi
KENDARI – Pemerintah Kabupaten Buton Utara (Butur), Sulawesi Tenggara (Sultra) terus menggenjot pemasaran produk olahan pangan hasil pertanian, perikanan dan perkebunan di daerah tersebut.
Salah satu langkah tersebut diwujudkan Pemda Butur dengan membuka toko oleh-oleh khas Butur yang diberi nama Wakawondu, yang beralamat di Jalan Sao-Sao, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari.
Bupati Butur, Abu Hasan dalam sambutan peresmian gerai Wakawondu menjelaskan, bahwa langkah ini sebagai bukti kesungguhan Pemda Butur dalam menciptakan sentra ekonomi baru.
BACA JUGA:
- BABAK BARU! Bareskrim Jadikan Putusan MK-MA Referensi Usut Aduan Ijazah Wapres Gibran
- Bidang Politik DPP LAT Sultra Desak DPR RI, Gunakan Hak Angket, Gibran Sudah Tidak Lagi Memenuhi Syarat Jadi Wapres
- Bukan Makar, Yusril Bongkar Pasal yang Jerat Listyo Sigit, Cuma UU Penyadapan dan ITE
“Semoga dengan adanya toko oleh-oleh khas Butur di Kendari, para penggemar makanan khas butur sudah tidak lagi ke Butur, langsung saja kesini,” kata Abu Hasan, Sabtu, (9/11/2019).
Ia juga menjelaskan, gerai Wakawondu sebagai pusat ekonomi yang dihadirkan Pemda Butur juga diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan baru.
Selain itu, kata Abu, juga untuk menghasilkan produk berkualitas dan bernilai tinggi, sehingga hasil penjualannya dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, dan kebutuhan hidup petani Butur dapat tercukupi.
“Pemasaran hasil olahan perkebunan, pertanian dan perikanan lokal Butur mulai terbantu, saat ini hasil produksinya tidak lagi dijumpai pada pasar lokal Butur saja, namun bisa dijangkau hingga di Kendari,” ujarnya. (B)











