Reporter: Ruslan
Editor : Kang Upi
KENDARI – Pemerintah kota (Pemkot) Kendari berencana menggenjot transaksi parkir elektronik (E-parkir) di Kota Kendari, dengan menerapkan model parkir elektronik di beberapa spot.
Namun dalam penerapan model parkir ini, Pemkot Kendari masih terkendala akses jaringan telekomunikasi, sebagai sarana utama parkir elektronik atau E-parkir.
Terkait hal ini, Walikota Kendari Sulkarnain Kadir mengatakan, pihaknya banyak menemui kendala dalam masalah jaringan. Untuk itu, pihaknya bakal duduk bersama dengan Telkom untuk membahas penanganan persoalan ini.
“E-parkir ini membantu masyarakat dan juga petugas parkir untuk memudahkan pelayanan. Jadi kita segera menangani hal tersebut dengan pihak Telkom,” ungkapnya di Kantor Walikota Kendari, Senin (8/5/2019).
Sulkarnain mengaku masih terdapat sejumlah spot yang belum memiliki jaringan, khususnya di tempat yang berpotensi untuk penerapan E-Parkir seperti di Kebun Raya, Abeli Dalam, dan Nambo.
Baca Juga :
- Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Jasa dan Satyalancana Wira Karya kepada Penggerak MBG dan Rantai Pasok SPPG Polri
- Presiden Prabowo Resmikan 1.179 SPPG dan 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri, SPPG Polresta Kendari Ikut Diluncurkan
- Tiga Terduga Pengedar Sabu Ditangkap di Kendari Barat, Polisi Amankan 21,86 Gram Barang Bukti
- Komisi I dan III DPRD Kendari Gelar RDP Bahas Akses Jalan Griya Asri Cendana
- DWP Sekretariat DPRD Kendari Siapkan Kepengurusan Baru, Perkuat Peran Organisasi
- Bupati Konawe Luncurkan Program Makan Bergizi Gratis: Langkah Nyata Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat
“Aplikasi e-parkir, baru digunakan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari. Hanya saja aplikasi yang mengandalkan jaringan internet itu penerapannya belum maksimal,” ujarnya.
Dengan gagasan tersebut, Pemkot Kendari segera berkoordinasi dengan Telkom atau provider telekomunikasi untuk menangani masalah tersebut.
“Jadi inikan yang sedang kita upayakan berkolaborasi dengan Telkom secepatnya,” pungkasnya. (A)











