KENDARI, MEDIAKENDARI.com – Di tengah tuntutan era digital, Universitas Halu Oleo (UHO) mendapat masukan strategis untuk memperkuat tata kelola akademiknya melalui pemanfaatan teknologi. Saran ini disampaikan langsung oleh Prof. La Ode M. Aslan, Guru Besar UHO dan pemerhati berbagai persoalan bangsa, kepada Rektor, Wakil Rektor, dan jajaran pejabat lingkup UHO.
Menurut Prof. La Ode M. Aslan, sudah saatnya UHO bertransformasi digital dengan mengadopsi teknologi blockchain untuk meningkatkan transparansi, keamanan, dan efisiensi layanan akademik.
Ia menegaskan bahwa blockchain mampu menjawab berbagai tantangan, mulai dari penyimpanan dan keamanan data dosen dan mahasiswa, penerbitan ijazah, transkrip, sertifikat, hingga proses verifikasi kinerja dosen (BKD dan BKDR).
“Penggunaan blockchain dapat mempermudah proses penerbitan dan verifikasi kredensial, mencegah pemalsuan, serta meningkatkan efisiensi layanan akademik. Universitas Sam Ratulangi telah memulai langkah ini sejak 2019, dan terbukti efektif. UHO harus segera menyusul agar tidak tertinggal,” ujar Prof. La Ode M. Aslan.
Selain isu digitalisasi, ia juga menyoroti kegiatan yang dianggap kurang relevan, seperti upacara bendera setiap tanggal 17 yang dinilai mengganggu jadwal perkuliahan. Menurutnya, penyampaian arahan pimpinan bisa dialihkan melalui media komunikasi digital yang lebih efisien.
Masukan lain yang ia sampaikan adalah pelaksanaan wisuda pada akhir pekan agar tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar di hari kerja.
Ia mencontohkan Universitas Brawijaya yang telah menerapkan wisuda Sabtu dan Ahad sebagai solusi efektif.
“Agar semua ini berjalan, perangkat organisasi yang kuat sangat dibutuhkan. Sudah saatnya tiga jabatan kepala biro yang kosong lebih dari delapan tahun segera diisi melalui mekanisme rekrutmen yang transparan,” tambahnya.
Prof. La Ode M. Aslan berharap masukan ini dapat menjadi bahan pertimbangan pimpinan kampus untuk menghadirkan tata kelola akademik yang lebih modern dan berkualitas.
“Tujuannya hanya satu, agar kalender akademik UHO dapat berjalan tepat waktu, konsisten, dan semakin bermanfaat bagi mahasiswa, dosen, serta seluruh sivitas akademika,” pungkasnya.











