Reporter : Rahmat R.
Editor : Kang Upi
KENDARI – Menteri Pertanian (Mentan) RI Amran Sulaiman memberikan bantuan sebanyak Rp 12,5 miliar untuk korban banjir di beberapa daerah di Sultra, Kamis (13/06/2019) di Mako Korem Haluoleo.
Dalam sambutannya, Amran mengatakan, bantuan tersebut adalah hasil koordinasi dengan seluruh Kementerian dalam kurung waktu sehari, dan terkumpul bantuan senilai Rp 12,5 miliar.
“Hari ini kita bawa Rp 4,3 miliar dari Kementerian Pertanian sendiri. Sementara dari Kementerian dan mitra lain Rp 8,2 miliar,” katanya.
Ia juga menjelaskan, dirinya yang hadir ke Sultra secara khusus untuk membawa bantuan tersebut, akan menyempatkan diri untuk meninjau banjir bersama Gubernur Sultra Ali Mazi, menggunakan Helikopter.
Amran juga mengapresiasi langkah Gubernur Sultra Ali Mazi yang dengan cepat mengkonfrimasikan kondisi bencana di Sultra, sehingga Pemerintah Pusat juga turut mengambil respon cepat.
Baca Juga :
- Tujuh Tahun Tragedi Randi–Yusuf : Ketika Keadilan Belum Menemukan Titik Terang
- Tambang Nikel PT Kasmar Tiar Raya Telan Korban, M Nawir Dianiaya hingga Kritis di RS Jafar Harun
- Diduga Sedang Liputan Pembayaran Lahan, Kades Herman Rangkap Jadi Humas PT Kasmar Tiar Raya di Kolut Aniaya M Nawir Hingga Kritis
- Ber ID Card Warta Global, Oknum Kades Mekuasseng Diduga Aniaya M Nawir Hingga Tak Sadar Diri di RS Jafar Harun Kolut
- Turnamen Futsal SD 84 Kendari Cup 1 Jadi Ajang Pencarian Bakat Atlet Cilik
- Apresiasi Penanganan Tipikor, Ampuh Desak Kajati Sultra Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Tower Bank BPD Sebesar Rp 7, 7 Miliar
“Ini berkat konfirmasi dari Gubernur memberikannya informasi kepada kami. Bantuan ini akan segera diberikan kepada para pengungsi, ” jelasnya.
Ia juga menekankan secara khusus untuk kebutuhan beras pada masa bencana yang terjadi, agar Bulog Sultra tidak boleh kehabisan stok beras, dan segera mengirimkan beras ke daerah bencana.
“Bulog langsung kirim saja dulu beras untuk korban banjir nanti menyusul laporannya,” terang Amran.
Untuk diketahui, bantuan yang dikirimkan tersebut berupa pupuk, benih padi dan jagung, sembako, selimut, popok bayi, hand traktor dan beberapa kebutuhan penting lainnya. (A)











