oleh

Mobil Tangki Pertamina “Dibajak” Pendemo di Kendari

-NEWS-201 dibaca

KENDARI, MEDIAKENDARI.COM – Sejumlah massa aksi dari gerakan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Kendari dan Rumah Revolusi, menghentikan mobil pertamina yang melintas saat menggelar unjuk rasa di Perempatan Lampu Merah KFC Wua-Wua Kendari.

Penghentian mobil itu digunakan oleh mahasiswa, untuk berorasi menyampaikan pendapatnya di hadapan masyarakat. Sebagai bentuk mempermudah jalan aksi unjuk rasa, agar aspirasi yang disampaikan dapat lebih sampai kemasyarakatan.

Baca Juga : DPM-PTSP Konsel Dorong Pelaku Usaha Daftarkan Usahanya Lewat Sistem OSS

Namun aksi yang dilakukan dari sejumlah massa aksi tersebut, sudah mendapatkan izin terlebih dahulu oleh supir pengangkut bahan bakar minyak.

“Tadi pada saat mobil pertamina lewat kami meminta izin, tanya apa kah bahan bakar minyak di dalam sudah habis? jawabnya sudah, kemudian kami meminta izin untuk berorasi diatas mobil tersebut dan beliau mengizinkan,” ujarnya.

Diketahui, aksi tersebut merupakan gerakan yang dibangun, untuk melakukan penolakan terhadap kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), yang telah telah diputuskan beberapa lalu oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo.

Gerakan tersebut merupakan aksi yang dibangun dari HMI Cabang Kendari, untuk yang ke tiga kalinya. Di mana Formatur HMI Cabang Kendari, Muhammad Fadli menegaskan bahwa telah memberi warning kepada pemerintah untuk segera menurunkan harga BBM secepatnya.

Baca Juga : Monianse Ingin Perwali PUG Segera Dirampungkan

Sebab menurutnya, harga minyak dunia saat ini sedang turun saat per 4 September lalu. Namun hal tersebut berbanding terbalik dengan pernyataan pemerintah, yang menaikan harga BBM dengan alasan menyesuaikan harga pasar luar negeri.

“Alasan penyesuaian harga minyak dunia. Per 4 September pasca kenaikan harga BBM, harga minyak dunia itu turun. Artinya alasan itu terbantahkan,” ucapnya.

Reporter : Muhammad Ismail

Facebook : Mediakendari