BREAKING NEWSHEADLINE NEWSPOLDA SULTRAPOLISI

Mosi Tidak Percaya! Kasus Mamin Rp 9,2 M Zaman Bupati Kerry di Polres Konawe Mandek, FPKP Desak Kortastipidkor Mabes Polri Ambil Alih

×

Mosi Tidak Percaya! Kasus Mamin Rp 9,2 M Zaman Bupati Kerry di Polres Konawe Mandek, FPKP Desak Kortastipidkor Mabes Polri Ambil Alih

Sebarkan artikel ini

Mosi Tidak Percaya! Kasus Mamin Rp 9,2 M Zaman Bupati Kerry di Polres Konawe Mandek, FPKP Desak Kortastipidkor Mabes Polri Ambil Alih

KONAWE, Mediakendari.com – Penanganan dugaan korupsi anggaran makan minum (Mamin) Sekretariat Pemda Konawe senilai Rp 9,2 Miliar tahun anggaran 2022-2024 di Polres Konawe menuai mosi tidak percaya.

Kasus yang dilaporkan sejak tahun 2023 di era Bupati Konawe Kerry Saiful Konggoasa itu hingga kini dinilai jalan di tempat.

Ketua Forum Pemerhati Kebijakan Publik (FPKP) Sulawesi Tenggara, Wawan Pagala, secara terbuka menyatakan mosi tidak percaya terhadap keseriusan Polres Konawe. “Kami menyatakan mosi tidak percaya terhadap penanganan kasus makan minum Rp 9,2 Miliar di Polres Konawe. Kasus ini besar, menyangkut uang rakyat, tapi penanganannya lambat dan tidak transparan,” tegas Wawan Pagala kepada Mediakendari.com, Sabtu (27/9/2026).

Menurut Wawan, ada kejanggalan serius. Anggaran fantastis Rp 9,2 Miliar untuk makan minum seharusnya mudah ditelusuri bukti SPJ, bon, dan pertanggungjawaban riilnya. Namun hingga hampir 3 tahun, publik tidak pernah mendapat kejelasan siapa tersangkanya.

“Berbulan-bulan tidak ada progres signifikan yang disampaikan ke publik. Kami curiga ada tarik-ulur,” tambahnya.

Atas dasar itu, FPKP Sultra secara resmi meminta *Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Mabes Polri* untuk mengambil alih kasus tersebut.

“Kami minta Kortastipidkor Mabes Polri turun tangan, ambil alih kasus ini. Kami khawatir ada intervensi di tingkat bawah. Kalau sudah Mabes yang tangani, kami yakin akan lebih profesional dan terang benderang siapa aktor utamanya,” desaknya.

Wawan mengancam, jika dalam waktu dekat tidak ada kejelasan, FPKP akan menggelar aksi besar-besaran di Polda Sultra dan Mabes Polri Jakarta dengan membawa bukti-bukti awal yang mereka kantongi.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polres Konawe belum memberikan keterangan resmi terkait desakan tersebut.

Penulis: Tim Redaksi.