oleh

OJK Sultra Launching Buku Edukasi Berbasis Agama

Reporter : Ferito Julyadi

KENDARI – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara (Sultra) tidak henti-hentinya melakukan edukasi kepada masyarakat terkait inklusi dan literasi keuangan.

Berbagai upaya agar masyarakat melek akan hal tersebut terus digenjot. Dimana sejak awal 2020 OJK Sultra rutin melaksanakan Dilan Class yang secara pro aktif membahas terkait inklusi dan literasi keuangan.

Upaya itu kini mereka genjot lagi dengan menghadirkan Buk Saku Esa. Secara resmi launching buku tersebut dirangkaikan dengan acara Forum Sinergi Stackholder dan Otoritas Jasa Keuangan (FUSION), Selasa 15 Desember 2020 dimana penerima pertama buku saku tersebut adalah Gubernur Sultra, Ali Mazi sebagai simbolis resminya buku tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi langkah OJK Sultra untuk menginisiasi penyusunan Buku Saku Edukasi berbasis agama. Kita wajib mendukung implementasi buku saku ini,” ucap Ali Mazi dalam sambutannya.

Sementara itu, Kepala OJK Sultra, Mohammad Fredly Nasution saat ditemui usai acara tersebut menuturkan, Buku Saku Esa merupakan salah satu perwujudan pendekatan metodologi edukasi berdasarkan nilai-nilai agama, yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu dan Budha.

“Inovasi ini dilakukan untuk mendukung pencapaian target inklusi keuangan sebesar 90 persen dan literasi keuangan sebesar 50 persen pada 2024 mendatang,” ujarnya.

Lanjutnya, Buku Saku Esa tersebut selaras dengan penerapan sila pertama pada Pancasila sebagai dasar negara Indonesia, yaitu “Ketuhanan yang Maha Esa”.

Sila pertama menandakan bahwa setiap warga Indonesia dipengaruhi kuat oleh nilai-nilai ketuhanan sesuai ajaran dalam setiap agama. Sumber nilai-nilai ketuhanan tersebut sesuai dengan kitab suci agama yang dianut setiap umatnya.

“Hal ini kami percayai akan mempercepat dan memperkuat pemahaman pentingya pengelolaan keuangan,” terang Fredly.

Pihaknya berharap dengan buku saku tersebut dapat memberi manfaat bukan hanya dalam skala daerah atau di Sultra saja. Tetapi dapat menjangkau seluruh Indonesia.

“Selanjutnya, kami menyampaikan terima kasih kepada Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara, Asosiasi/komunitas Lintas Agama, Forum Keberagaman Umat Beragama Sulawesi Tenggara, hingga berbagai stakeholder yang terlibat, bersinergi, serta memberikan kontribusi sehingga Buku Saku Esa ini dapat terbit saat dan resmi dilaunching hari ini,” harapnya.

Langkah pertama OJK Sultra yg akan mendistribusikannya, kemudian tidak menutup kemungkinan berkolaborasi dengan berbagai stakeholder.

Secara bertahap Buku Saku Esa akan sebarkan dan didistribusikan, dimulai hari ini.

“Langkah awal kami akan mendistribusikannya secara bertahap. Kemudian tidak menutup kemungkinan berkolaborasi dengan berbagai stakeholder. Bahkan buku saku ini bisa dijadikan referensi bagi pemuka agama untuk bahan kotbah atau ceramahnya,” pungkasnya.

Terkini