NEWS

Omicron Mulai Gerogoti Dunia Pendidikan di Konawe, Kadis Diknas : Kita Antisipasi Dengan Daring

871
×

Omicron Mulai Gerogoti Dunia Pendidikan di Konawe, Kadis Diknas : Kita Antisipasi Dengan Daring

Sebarkan artikel ini

KONAWE – Dua tahun berlalu Indonesia bahkan dunia baru saja dilanda oleh virus yang tak asing lagi didengar dikalangan masyarakat luas yaitu Corona Virus Desease atau (Covid-19). Tak tanggung-tanggung virus ganas ini bahkan sudah menelan korban jiwa dari berbagai golongan, baik pemerintah, pendidikan, kesehatan, hingga kalangan bawah sekalipun.

Kini, virus yang disebut dengan Omicron itu, kembali merajalela di Negeri tanah kerinduan Konawe. Dari data yang diterima virus tersrbut telah menyasar dunia pendidikan di Kabupaten konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konawe Dr. Suriyadi,S.Pd., M.Pd membenarkan hal tersebut. Kata dia, baru-baru ini, Virus tersebut telah memasuki dunia pendidikan. Salah satunya adalah Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Anggalomoare dan SDN 1 Unaaha.

Baca Juga : Blocks Mart akan Hadir Sebagai Wadah Kreatif UMKM Se Sultra

“Kalau saya tidak salah guru dan siswanya terkomfirmasi positif,” kata Doktor Suriyadi, di temui usai melakukan rapat bersama Kepala OPD di Rumah Kediaman Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa, Selasa (15/2/2022) kemarin.

Hanya saja Suriyadi tidak mengetahui pasti apakah mereka (guru dan murid red) terkomfirmasi positif Virus Omicron atau virus lain. Tapi hasil pemeriksaan kesehatan, mereka dinyatakan positif.

“Benar mereka positif. Saat ini mereka sudah sementara diisolasi,” ucapnya.

Baca Juga : Gubernur Sultra Ali Mazi Jadi Bapak Angkat Persit KCK Koorcab Rem 143/HO TNI-AD

Suriyadi pangilan akrab kadis PK Konawe ini, dengan tegas bakal mengantisipasi agar virus ini tidak menyebar terlalu jauh, dengan cara menutup atau meliburkan sekolah pada kelas tertentu, termaksud guru.

“Kita lihat dulu perkembangannya sampai dimana virus ini menyebar. Jika virus ini menyebar cepat, maka antisipasi yang paling ampuh kita lakukan penutupan sekolah seperti tahun lalu, dan kita buka kembali proses daring,” ujarnya.

 

Penulis : Redaksi

You cannot copy content of this page