DAERAHKOLAKAPENDIDIKAN

Panggung Kreativitas Anak, Lomba Bertutur Kolaka 2025 Cetak Generasi Percaya Diri

572
×

Panggung Kreativitas Anak, Lomba Bertutur Kolaka 2025 Cetak Generasi Percaya Diri

Sebarkan artikel ini
Ketgam: Kegiatan ini mengangkat tema “Mengenal Literasi Sejak Dini”, yang menekankan pentingnya penguasaan bahasa, keberanian berpendapat, dan kemampuan memahami pesan dari cerita yang disampaikan.

KENDARI, MEDIAKENDARI.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka resmi menggelar Lomba Bertutur SD/MI Tahun 2025 sebagai langkah nyata membangun budaya literasi sejak usia dini.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, (20/11) itu menjadi ajang bagi anak-anak untuk mengekspresikan kemampuan bercerita serta mengasah kepercayaan diri di hadapan publik.

Acara yang mengusung tema “Mengenal Literasi Sejak Dini” tersebut dihadiri oleh Ibu Bupati Kolaka, Hj. Andi Rizka Kusuma Wardani, SE, yang memberikan motivasi dan dukungan kepada para peserta, guru, serta orang tua.

Sementara itu, Bupati Kolaka yang diwakili oleh Asisten III, Hj. Andi Wahidah, S.Pd., MM, membuka kegiatan secara resmi.

Dalam sambutannya, Ibu Bupati Kolaka menekankan bahwa literasi bukan sekadar kemampuan akademik, tetapi merupakan proses penting dalam pembentukan karakter anak.

“Membaca dan bertutur mengajarkan anak untuk berani tampil, percaya diri, serta berpikir kritis. Dari sinilah cikal bakal generasi unggul dibangun,” ujarnya.

Asisten III, Hj. Andi Wahidah, juga menyampaikan apresiasi kepada para pendidik dan orang tua yang terus mendorong minat baca anak.

Ia menilai Lomba Bertutur bukan hanya kompetisi, melainkan sarana membangun ruang kreativitas yang positif.

“Generasi yang akrab dengan buku dan budaya literasi akan menjadi fondasi kemajuan daerah di masa depan,” tuturnya.

Lomba Bertutur 2025 diikuti oleh siswa-siswi dari berbagai SD/MI se-Kolaka. Para peserta tampil dengan antusias, membawakan cerita penuh ekspresi, intonasi, dan pesan moral yang kuat.

Sorak tepuk tangan penonton menggema sebagai bentuk apresiasi atas keberanian mereka tampil di atas panggung. Panitia menyampaikan bahwa para pemenang akan diumumkan dan diberikan penghargaan khusus.

Namun demikian, setiap peserta dianggap sebagai pemenang karena telah menunjukkan semangat literasi dan keberanian tampil.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum penguatan budaya membaca dan bertutur di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Lomba Bertutur Kolaka 2025 menjadi pembuktian bahwa anak-anak Kolaka siap menjadi generasi percaya diri, cerdas, dan kreatif.

Laporan: Asti

You cannot copy content of this page