Reporter : Erwino
Editor : Taya
LAWORO – Semakin dekatnya pesta demokrasi yang bakal digelar pada 17 April 2019 mendatang, Panitia pengawas Kecamatan (Panwas) Sawerigadi Kabupaten Muna Barat (Mubar) kian gencar malakukan pengawasan terhadap tahapan demi tahapan proses berjalannya Pemilu 2019. Salah satunya dalam bentuk bimbingan baik terhadap pengawas Pemilu lapangan maupun pengawas TPS.
Selain itu, sebagai tugas lainnya, Panwascam mesti memberikan bimbingan teknis (Bimtek) pada saksi-saksi Partai Politik sebagaimana yang telah diamanahkan dalam Undang Undang no. 7 tahun 2017 tentang Pemilu.
Hal itu dilakukan dengan tujuan agar para saksi Parpol nantinya dapat mengetahui apa saja yang menjadi tugas-tugasnya saat berada di TPS. Sayangnya, saat Bimtek digelar pada Selasa (9/4/2019) hanya empat Parpol saja yang menyetorkan saksinya.
“Hanya empat Parpol yang setor saksinya untuk dibimtek, yakni dari Partai Golkar, PBB, Perindo dan Gerindra,” kata Ketua Panwascam Sawerigadi, Jul Awal usai kegiatan.
Dari keempat saksi Parpol itu, dua diantaranya telah tuntas mengikuti bimtek. Sementara, dua sisanya akan dilanjutkan besok.
Baca Juga :
- SRIKANDI AMBA SULTRA Resmi Diluncurkan, Wadah Konsolidasi dan Sosialisasi Kelembagaan di Sulawesi Tenggara
- Kolaborasi Kuat! Pemda Muna dan Kemenkumham Sultra Genjot Pembentukan Posbankum Desa-Kelurahan
- Kunjungan Kerja ke Muna, Kapolda Sultra Perkuat Sarana Operasional Polri
- Pertemuan Perdana Direksi Dan Komisaris Baru Bersama Pejabat Eksekutif Bank Sultra; Sinergi Menuju Pencapaian Target Kinerja 2025
- Bukan Sekadar Menjaga Keamanan, Polisi di Muna Bangun Sumur Bor dari Uang Pribadi
- Ketua Dekranasda Prov. Sultra Serahkan Bantuan ke Perajin Tenun Desa Masalili dan Dorong Promosi Produk Lokal
“Dalam Bimtek itu, para saksi Parpol diputarkan video simulasi seperti sedang berada dalam TPS agar pelatihannya lebih mudah dan cepat dipahami,” tuturnya. (b)











