Reporter : Safrudin Darma
BURANGA – Pemerintah Kabupaten Buton Utara Sulawesi Tenggara bakal menerima perencanaan dan penganggaran berbasis aplikasi elektronik atau e-planning dan e-budgeting yang terintegrasi.
Rencana penerapan ini dibahas di dalam pertemuan di Aula Bappeda Butur, Kamis (3/10/2019), yang melibatkan 120 peserta perwakilan OPD, pemerintah kecamatan dan kelurahan dn Puskesmas.
Bupati Butur Abu Hasan dalam sambutannya mengatakan aplikasi yang mengintegrasikan e-planning dan e-budgeting ini disebut Simda Integrated.
“Aplikasi ini diharapkan mampu membantu Pemda Butur dalam meningkatkan kualitas perencaan dan penganggaran yang partisipatif, tranparan, akuntabel, serta dapat dikontrol masyarakat,” jelasnya.
Menurutnya, integrasi ini akan dilakukan untuk menguatkan perencanaan dan penganggaran OPD lingkup Pemda Butur.
BACA JUGA :
- Jalin Kerjasama Publikasi Jangka Panjang, Komisaris MEK TV Berikan Sertifikat Penghargaan Kepada Perwakilan Manajemen Huayou Cobalt dan Apresiasi IPIP Pomalaa sebagai Pusat Hilirisasi Baru di Sultra
- Ampuh Sultra : APH Diminta Preventif Cegah Material Ilegal di Proyek Bendungan Pelosika
- Jumat Berkah Bapenda Sultra, Bayar PKB di Samsat Drive Thru Dapat Paket Makanan Gratis
“Kalau ingin OPD kita kuat, semua siklus manajemen terkoneksi, mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaporan, evaluasi, monitoring, harus terkoneksi,” tambahnya.
Sementara itu, Auditor Madya BPKP Sultra Halasan Simamora menjelaskan, penerapan aplikasi ini dalam rangka tranparansi, sebagai salah satu pilar pemerintah yang baik dan bersih.
“Kaitan Simda perencanaan dengan Simda keuangan ini supaya masyarakat mengerti, dari proses perencanaan dan sampai pelaporan,” kata Halasan dalam materi.
Menurutnya, juga aplikasi Simda merupakan hasil diskusi antara BPKP dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sebagai bagian pertanggungjawaban pemerintah kepada masyarakat. (B)











