KENDARI – Pemerintah Daerah Konawe Selatan melalui Bagian Perlengkapan dan Rumah Tangga (PRT) Sekretariat Daerah menggelar pelatihan tata cara jamuan makan atau table manner di Hotel D’Blitz Kota Kendari, Kamis (30/5/2019).
Pelatihan yang diikui 120 peserta dari para para ibu pengurus PKK kecamatan dan kelurahan serta desa se-Konsel serta staf Bagian PRT dan Pramu Bakti ini digelar 30 Mei – 1 Juni 2019.
Sekretaris Daerah Konsel, Ir. Drs. Sjarif Sajang, M.Si saat membuka kegiatan menjelaskan, bahwa pelatihan ini dilakukan untuk mempelajari tata krama atau etika jamuan makan, khususnya di pemerintahan.
“Pelatihan ini dapat menambah dan meningkatkan pemahaman serta pelayanan para Ketua dan pengurus PKK dalam tata cara jamuan yang benar dan profesional,” kata Sjarif Sajang.
Hadir membawakan pemateri pada pelatihan ini Ketua IKA BOGA Sultra, Hj. Gusti Isnaniah dan Sekretaris, Hj. Nurhayati Marsuki, serta dua anggotanya, Nani Ginting dan Herra Yusran, yang menyajikan teori dan simulasi perjamuan.
Syarif berharap, dengan mengikuti pelatihan ini peserta memahami materi yang diberikan, sehingga dapat memberikan manfaat bagi diri, keluarga dan Pemda, serta dapat diimplementasikan dengan baik.
Sementara itu, Kabag PRT Setda Konsel, Hasbuna menjelaskan bahwa etika pergaulan nasional maupun internasional tidak lepas dari tata cara jamuan, sehingga perlu dilakukan pelatihan.
Baca Juga :
- Tri Saktiawan Nahkodai Perindo Konawe, Kepengurusan Baru Periode 2024–2029
- Kapolda Sultra Terima Audiensi Bea Cukai, Perkuat Sinergi Berantas Peredaran Rokok Ilegal
- Satgas KSD DPP LAT Layangkan Surat Kedua ke SCM, Perkuat Sinergi Jaga Kedaulatan Sumber Daya
- LSM FKPK dan GERAK Minta Pernyataan Sekretaris LPM soal Kepemilikan Wisata Pantai Toronipa Diuji
- Menteri Trenggono Pimpin Upacara HUT RI ke-81 di Kampung Nelayan Merah Putih Sorue Jaya Konawe
- Malyqa Aurora Janyqa Bertindak sebagai Pembawa Baki pada Upacara HUT RI ke-81 di SMA Negeri 4 Kendari
“Etika makan adalah aturan yang harus dilakukan saat makan bersama di meja makan, yang juga tempat terpenting dimana etiket kita dinilai orang lain yang juga mempengaruhi hubungan dengan masyarakat lainnya,” jelasnya.
Menurutnya sasaran pelatihan adalah para ibu Ketua dan Pengurus PKK kecamatan, kelurahan desa untuk mengetahui tata krama makan dan cara menggunakan alat makan.
“Dari makanan pembuka hingga jamuan penutup, sehingga dapat memberikan pelayanan yang maksimal, khususnya kepada tamu pejabat atau rapat penting lainnya,” pungkasnya.B
