Reporter : Kardin
Editor : Kang Upi
KONUT – Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) bakal membangun rumah korban banjir bandang sebanyak 689 unit yang tersebat di 14 desa.
Bupati Konut, Ruksamin menuturkan, berdasarkan validasi data yang diterima termasuk rumah hanyut, rusak berat, sedang dan ringan terdapat 689 unit rumah.
“Sebanyak 689 unit itu sudah sinkron dengan data yang ada di pengungsian. Inilah yang akan dibuatkan hunian sementara,” ujar Ruksamin melalui via seluler, Rabu (17/7/2019).
BACA JUGA :
- Usai Pengembalian Rp401,6 Miliar, Kejagung Periksa 4 Saksi BUMN dalam Kasus Nikel PT CNI
- Upacara Haornas 2026 di Polda Sultra, Pesan Menpora: Olahraga Pemersatu Bangsa
- Mahasiswa KKA UM Kendari Buat Peta Administrasi Desa Anugerah
- Daftar Perusahaan Tambang Masuk Daftar Sanksi Administratif RP80,19 TRILIUN, ANTAM Terbesar, Perusahaan Istri Gubernur Sultra ASR urutan ke 10
- GERAK – SULTRA : Jangan Hanya Sanksi Administrasi Saja Yang Kena Istri Gubernur Sultra ASR, KPK RI Kejar Pidana Pembongkaran Hutan Lindung Tambang Nikel di Pulau Kabaena Dan Aliran Dana
- Gerak Sultra Desak KPK RI Ambil Alih Penanganan Kasus PKH PT TMS, Diduga Gubernur Sultra ASR Cuci Tanggan ke Istrinya, Diminta Telusuri Pengembalian Sanksi Rp500 M dari 2 Triliun
Rumah yang akan dibangun pemerintah kata Ruksamin, telah memiliki desain, yakni berlantai semen, berangka baja ringan dan beratap seng serta berdinding kalsiboard. “Aggarannya itu kurang lebih Rp 17 juta per unit,” ungkanya.
Untuk diketahui, 14 desa yang akan dibangunkan rumah tersebut tersebar di enam kecamatan di Kabupaten Konawe Utara. (A)











