Reporter: Indras
Editor : Taya
KONAWE – Seperti daerah lainnya di Sulawesi Tenggara, Pemerintah Kabupaten Konawe juga melaksanakan upacara Hari Kebangkita Nasional pada 20 Mei di Kantor Bupati Konawe, Senin (20/5/2019).
Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara didaulat memimpin upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang dihadiri ribuan Aparatur Sipil Negera (ASN) Konawe.
Gusli saat membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI mengatakan peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke-111, ini sangat relevan jika dimaknai dengan teks sumpah palapa.
“Kita berada dalam situasi pesca pesta demokrasi yang menguras energi dan emosi sebagian besar masyarakat kita,” katanya.
Dalam kondisi kemajemukan bahasa,suku,agama,kebudayaan dan geografis yang merupakan salah satu yang paling ekstrem di dunia, Indonesia membuktikan mampu menjaga persatuan sampai saat ini.
Baca Juga :
- Kanim Kendari Gelar Rakor TIMPORA di Konsel, Perkuat Pengawasan Orang Asing
- IPPMA Konsel Soroti Dugaan Pungutan di Lingkup PAUD, Desak Audit Transparan
- Informa Kendari Hadirkan Promo Imlek dan Ramadhan, Cashback Hingga Rp1,8 Juta
- Operasi Keselamatan 2026, Satgas Gakkum Dirlantas Polda Sultra Berikan Teguran Humanis di Kendari
- Klarifikasi Kepala SPPG Wonggeduku Terkait MBG Basi
- Dituding Ingkar Komitmen, PB-HIPTI Kecam Keras PT SCM Routa dan Desak Pemerintah Segera Bertindak
Apalagi peringatan hari kebangkitan nasional ini bertepatan dengan Bulan Ramadhan.
“Bagi umat muslim, bulan suci ini menentukan kita untuk mengejar pahala dengan meninggalkan perbuatan-perbuatan yang di benci Allah SWT seperti permusuhan dan kebencian, apalagi penyebaran kebohongan dan fitnah,”terangnya.
Gusli mengatakan, semangat persatuan dan gotong-royong telah mengakar dan menyebar di seluruh nusantara. Hal ini dibuktikan dengan berbagai ungkapan tentang kearifan mengutamakan persatuan yang terdapat di seluruh suku, adat dan budaya di Indonesia tak terkecuali di Konawe. (b)











