NEWS

Pemkot Baubau Coba Matangkan Kinerja Diakhir Periode Tampil Manis 

680
×

Pemkot Baubau Coba Matangkan Kinerja Diakhir Periode Tampil Manis 

Sebarkan artikel ini
Plt Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse.

BAUBAU – Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar rapat forum komunikasi publik terkait rancangan awal rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) tahun 2023 di aula kantor Wali Kota Baubau Senin, 31 Januari 2022.

Rapat tersebut dilakukan sebagai upaya Pemkot Baubau mematangkan kinerja diakhir periode kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, AS Tamrin (Almarhum) dan La Ode Ahmad Monianse atau yang akrab disebut Tampil Manis.

“Jadi mengawali rencana kerja pemerintah daerah kami butuh masukan/saran stacholder termasuk DPRD apalagi untuk melaksanakan program di lima tahun terakhir kepemimpinan Tampil Manis sehingga dibutuhkan kesiapan kami semua sehingga pencapaian di tahun terakhir itu benar-benar bisa terukur,” ucap Plt Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse dikonfirmasi usai rapat.

Baca Juga : Tahun Ini, Balitbang Kominfo Makassar Target 200 Ribu Peserta Pelatihan Digital

Monianse mengaku dirinya tidak bakal mengubah RKPD yang ditelah ditetapkan bersama almarhum Wali Kota, AS Tamrin. Menurutnya, rapat itu digelar untuk mendapat masukan dalam rangka melakukan perbaikan rencana awal.

“Saya pikir dengan keinginan kita maju sejahtera berbudaya itu bisa kelihatan secara nyata di tahun kelima. Sejahtera, misalnya pelayanan rumah sakitnya sudah baik, pelayanan air minum sudah baik, angk kemiskinan menurun,” tuturnya.

Ia menjelaskan kinerja nyata dimaksud misalnya pelayanan di PDAM Baubau yanv biasanya durasi air mengalir dalam sebulan hanya sekali mengalir menjadi empat kali sebulan atau juga seminggu dua kali bisa menjadi empat kali seminggu.

Baca Juga : Harry Parfum Siapkan 1000 Varian Aroma

“Harus ada perubahan seperti itu. Secara rinci ada target besar yang perlu dikembang dan itu adalah penguatan ekonomi dan peningkatan sumber daya manusia. Nanti dibreakdown dinas-dinas mana kira-kira akan diambil. Misalnya program ekonomi bidang apa atau dinas apa saja yang bekerja di situ. Misalnya UMKMnya siapa, perdagangan seperti apa. Jadi isu-isu besar saja untuk mencapai kata sejahtera di tahun terakhir,” urai politisi PDIP itu.

 

Penulis : Ardilan

You cannot copy content of this page