oleh

UHO Kembali Lahirkan Ribuan Sarjana 

-NEWS-139 dibaca

KENDARI – Universitas Halu Oleo (UHO) di Kota Kendari kembali melahirkan ribuan sarjana atau tepatnya sebanyak 2.808 mahasiswa yang berasal dari 15 fakulltas dengan satu dari program studi pascasarjana dan satu dari program pendidikan vokasi yang digelar secara langsung dan secara online.

“Wisudawan yang hadir di Sport Center ini hanya wisudawan program Doktor (S3) dan wisudawan lulusan terbaik masing-masing fakultas/program, sedangkan wisudawan lainnya melalui aplikasi zoom meeting dan live streaming Youtube di tempat masing-masing,” ungkap Rektor UHO, Muhammad Zamrun Firihu dalam sambutannya Senin, 31 Januari 2022.

Ia menyebut, wisudawan terbaik diraih Susantri Atmita Sari dari Program Studi Antropologi Sosial, Fakultas Ilmu Budaya dengan meraih nilai IPK 3,92 selama masa studi empat tahun dua bulan.

Baca Juga : Pemkot Baubau Coba Matangkan Kinerja Diakhir Periode Tampil Manis 

Zamrun juga pesan kepada para wisudawan dan wisudawati bahwa wisuda bukanlah akhir untuk berhenti belajar, namun ilmu yang telah didapatkan perlu untuk ditingkat agar bisa terus dimanfaatkan dan dapat digunakan untuk  kemaslahatan umat manusia dalam menyelesaikan permasalahan dan tantangan yang semakin komplek ke depan.

“Belajar itu adalah sebuah peristiwa mental atau sebuah proses internal yang tidak hanya melibatkan hubungan stimulus dan respon tapi lebih dari itu, bahwa belajar merupakan aktivitas yang melibatkan kegiatan berpikir yang kompleks dan juga dorongan mental yang dikendalikan oleh otak dan ketulusan hati untuk diniatkan membantu sesama,” urainya.

Ia mengatakan agar ilmu yang telah didapatkan selama kuliah di UHO bisa mengantarkan pada kesuksesan berikutnya, seperti yang telah dicita-citakan sejak dulu dengan mengerahkan seluruh tenaga untuk melewati setia tantangan di dunia luar.

Baca Juga : Tahun Ini, Balitbang Kominfo Makassar Target 200 Ribu Peserta Pelatihan Digital

Zamrun berharap agar semua wisudawan wisudawati bisa menjadi sukses, sebab tongkat estafet kepemimpinan akan berada di tangan generasi muda berikutnya dengan membekali diri dengan ilmu pengetahuan dan pengalaman yang memadai, agar bisa menjadi lebih baik.

“Bangsa ini membutuhkan anda semua untuk menjadi pemimpin-pemimpin yang energik, kreatif, inovatif dan adaptif yang mampu membawa pembaruan dan mampu menyesuaikan diri dari berbagai tantangan dan keadaan yang kurang mendukung,” pungkasnya.

 

Penulis : Muhammad Ismail