Reporter: Hasrun
Editor: La Ode Adnan Irham
RUMBIA TENGAH – Seniman Pemuda Kreatif (Sepakat) Bombana bakal menggelar pentas seni dengan perlombaan mawarnai motif adat moronene bagi anak usia dini pada 26 Oktober 2019 mendatang. Tujuannya melestarikan adat istiadat setempat.
Ketua Sepakat Bombana, Heryan Puwatu memaparkan, kegiatan tersebut merupakan komitmen Sepakat melestarikan suku tertua di daerah itu yakni ‘Moronene’.
“Nanti ada juga lomba cerita rakyat, lomba solo lagu daerah moronene. Kegiatan ini kita bertemakan gerakan sadar budaya,” papar Hery, Rabu (23/10/2019).
Baca Juga :
- Usai Pengembalian Rp401,6 Miliar, Kejagung Periksa 4 Saksi BUMN dalam Kasus Nikel PT CNI
- Upacara Haornas 2026 di Polda Sultra, Pesan Menpora: Olahraga Pemersatu Bangsa
- Mahasiswa KKA UM Kendari Buat Peta Administrasi Desa Anugerah
- Daftar Perusahaan Tambang Masuk Daftar Sanksi Administratif RP80,19 TRILIUN, ANTAM Terbesar, Perusahaan Istri Gubernur Sultra ASR urutan ke 10
- GERAK – SULTRA : Jangan Hanya Sanksi Administrasi Saja Yang Kena Istri Gubernur Sultra ASR, KPK RI Kejar Pidana Pembongkaran Hutan Lindung Tambang Nikel di Pulau Kabaena Dan Aliran Dana
- Gerak Sultra Desak KPK RI Ambil Alih Penanganan Kasus PKH PT TMS, Diduga Gubernur Sultra ASR Cuci Tanggan ke Istrinya, Diminta Telusuri Pengembalian Sanksi Rp500 M dari 2 Triliun
Hery menjelaskan, sebelumnya pemuda yang tergabung dalam Sepakat itu telah memperkenalkan motif Bosu-bosu (renda -renda) kepada masyarakat Bombana pada kegiatan 17 Agustus 2019 lalu.
Ia berharap kegiatan itu nantinya sejak belia anak-anak di daerah itu dapat mengenal dan mencintai budaya Suku Moronene. Mereka berharap dukungan semua pihak yang ada di wilayah Bombana untuk mensukseskan kegiatan kedaerahan dengan memperkenalkan budaya moronene.
Sebagai informasi, bagi orang tua yang ingin mendaftarkan anaknya, silahkan mendatangi Sekretariat SEPAKAT di jalan Jendral Sudirman Kelurahan Lauru, Kecamatan Rumbia Tengah.(a)











