Reporter: Rahmat R
Editor: La Ode Adnan Irham
JAKARTA – Anggota DPR RI asal Sultra, Ridwan Bae menyebut rencana pembangunan jalur Kereta Api di Sulawesi Tenggara (Sultra) sudah mulai dilakukan.
Saat ini rencana pembangunannya masuk tahapan Trace (jalur baru). Kata dia, untuk sementara ini dalam proses Feasibility Study atau sebuah studi yang bertujuan menilai kelayakan implementasi sebuah bisnis.
Sedangkan aspek-aspek yang dianalisa dalam FS adalah Financial Benefit, meliputi keuntungan untuk perusahaan tersebut.
“Saat ini dalam tahapan pengamatan untuk pelaksanaan trace. Trace ini adalah untuk menentukan rute dimana kereta akan lewat di Sultra,” ungkapnya saat ini ditemui di Gedung DPR RI, Selasa (19/11/2019).
Baca Juga :
- Nur Alam Gelar Buka Puasa Bersama Santri dan Anak Yatim di Masjid Al Alam Kendari
- Polemik Dugaan Tambang Nikel Ilegal di Konut, Status Hukum Anton Timbang Jadi Sorotan
- Siswa SIP Angkatan 55 Polda Sultra Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan Al-Ikhlas Baruga
- Kapolda Sultra Salurkan Zakat Fitrah kepada 159 Penerima Jelang Idulfitri
- Kapolda Sultra Pantau Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Amolengo dan Torobulu
- Indomie Berangkatkan 11.300 Pemudik Mitra Warmindo Lewat Program Mudik Bersama 2026
Unsur pimpinan Komisi V DPR RI mengungkapkan, rencana pembangunan jalur baru di Sultra ini akan berjalan sesuaikan perencanaan dan akan masuk tahap pembebasan lahan dalam waktu dekat.
“Ini memang tidak semudah yang kita bayangkan, akan panjang. Yang perlu kita syukuri adalah pekerjaannya sudah dimulai,” jelas Ridwan.
Ketua DPD I Partai Golkar Sultra ini menyebut pemerintah pusat memberikan dukungan penuh pembangunan akses transportasi itu.
“Satu langkah positif dari pusat melalui dirjen perhubungan darat dan dirjen kereta api sudah ada langkah-langkah kongkrit untuk itu,” tandasnya. (B)











