Reporter : Ruslan
Editor : Kang Upi
KENDARI – Panitia Penentuan Hari Besar Islam (PHBI) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Kementerian Agama Kota Kendari menetapkan besaran zakat fitrah tahun 1440 Hijriyah.
Usulan besaran zakat fitrah ini diputuskan dalam rapat PHBI di Ruang Pola Kantor Walikota Kendari, Rabu (15/5/2019).
Ketua Panitia PHBI Alamsyah Lotunani menjelaskan, berdasarkan putusan rapat, besaran zakat fitrah tahun 1440 H terbagi atas lima kategori yang disesuaikan dengan jenis konsumsi beras masyarakat.
Untuk beras terbaik sebesar Rp 37 ribu per jiwa, beras kepala atau super Rp 32 ribu perjiwa, beras ciliwung Rp 29 ribu perjiwa, beras dolog Rp 28 ribu perjiwa.
BACA JUGA :
- Berhasil Kurangi Pengangguran, Lima Daerah di Sultra Raih Penghargaan dari Kemendagri
- Kolaka Terima Dua Penghargaan, Mendagri: Kalau Yang Lain Belum Dapat Saya Minta Maaf
- Kapolda Sultra Pimpin Welcome Parade, Tekankan Soliditas dan Semangat Pengabdian Personel
- Lantik Pj Sekda Baru, Gubernur Sultra Tegaskan Penguatan Pelayanan Publik
- Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Distribusikan 1000 Paket Sembako Bersubsidi untuk Warga Kendari
- Marak Pelanggaran, Koalisi LIRA – Ampuh Desak Pembekuan Perizinan PT. WIN di Konawe Selatan.
Selanjutnya, untuk jagung, sagu dan ubi Rp 20 ribu perjiwa tambah infak Rp 10 ribu per kepala rumah tangga.
“Itu lah nanti akan kita usulkan ke Walikota Kendari, Insya Allah semua komponen sepakat tidak akan ada beruba lagi,” kata Alamsyah saat usai rapat PHBI, Rabu (15/5/2019).
Untuk pengumpulan, kata Alamsyah, yaitu ditempat penggumpulan zakat yang sudah di SK kan Badan Amil Zakat Nasional Kota Kendari,” terangnya.
Dikesempatan yang sama, Ketua Baznas Kota Kendari Alimuddin menghimbau, masyarakat untuk mengeluarkan infak dari harta yang dimiliki selain zakat fitrah.
“Jadi setiap kepala keluarga mengeluarkan infak Rp 10 ribu per kepala rumah tangga,” pungkasnya. (B)











