Editor : Kang Upi
KENDARI – Untuk mensinergikan kesiapan penyelenggaraan Pemilu 2019, Pemerintah Kabupaten Konawe mengintensifkan pelaksanan Apel Siaga Persiapan Pemilu 2019.
Setelah sebelumnya digelar di Wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 1 dan 2, hari ini, Kamis (4/4/2019), apel siaga digelar di Dapil 3, yang meliputi Kecamatan Anggolomoare, Bondoala, Kapoiala, Lalongasumeeto, Morosi, Sampara, Soropia
Dalam sambutannya, Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa menjelaskan apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk mengecek kesiapan penyelenggaraan Pemilu 2019.
“Terutama mengecek personil pengamanan, perlengkapan sarana dan prasarana Pemilu, dan kesiapan penyelenggara Pemilu di Dapil 3 Kabupaten Konawe, ” ungkapnya.
Dijelaskannya, kesuksesan pelaksanaan Pemilu yang tinggal 13 hari lagi, ditentukan oleh semua pihak yang terlibat baik langsung maupun tidak langsung di Dapil 3.
“Tidak saja anggota Partai Politik, tapi juga masyarakat, KPU dan Bawaslu serta jajaran hingga Desa dan Kelurahan untuk bersikap objektif serta taat dan patuh pada ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Pada kesempatan ini Kery juga meminta penyelenggara, untuk mengulang kesuksesan penyelenggaraan Pilkada 2018 lalu. Sebab, Lanjutnya, meski pada 2018 lalu, Konawe termasuk Daerah rawan Pemilu, tapi bisa menyelenggarakan Pilkada dengan sukses, aman dan damai.
“Predikat Daerah rawan Pemilu pada 2018 lalu terbantahkan, dengan terselenggaranya Pilkada yang aman dan damai,” tegasnya.
Untuk itu, Bupati Konawe dua periode ini mengharapkan, ada sinergitas yang baik antara Pemerintah Kecamatan, Kelurahan dan Desa, serta TNI, Polri dan penyelenggara Pemilu, PPK, PPS dan komponen lain di Dapil 3.

“Mari bersama – sama mengulang kesuksesan penyelenggaraan Pemilu di tahun ini,” harapnya.
Dalam rangkaian pelaksanaan apel siaga ini, Kery, juga mensimulasikan proses pemungutan suara Pemilu 2019 di Tempat Pemungutan Suara (TPS) repelika, yang dibuat dengan format sesuai TPS Pemilu 2019.
Dalam simulasi ini, Kery, memaparkan jenis surat suara untuk 5 warna surat suara yang berbeda, serta menjelaskan tata cara pencoblosan hingga penyetoran surat suara di kotak suara.
“Di Pemilu ini, ada lima surat suara berbeda, yaitu untuk pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten,” papar Kery dihadapkan ratusan peserta upacara.
Baca Juga :
- MBG di Konawe: Program Baik yang Dipahami Salah, Korwil BGN Klarifikasi Fakta Sebenarnya!
- BGN Tekankan Pentingnya Keamanan Makanan di wilayah SPPG Konawe
- Gerakan Prabowo Indonesia Maju Mengelar Buka Puasa Bersama Sekaligus Santunan Anak Yatim di Tongauna
- Insiden Ayam Suwir di SPPG Wonggeduku, Masyarakat dan Mahasiswa Desak Kordinator Wilayah Konawe MBG dan Pihak Yayasan Ganti Tim Dapur
- Dapur Umum Konawe Evaluasi Setelah Insiden Ayam Suwir Basi
- Bupati Konawe Luncurkan Program Makan Bergizi Gratis: Langkah Nyata Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat
Ia juga menekankan, bahwa Pemilu bukan ajang untuk berbenturan karena perbedaan pilihan Politik, tapi Pemilu 2019 adalah cara untuk memilih pemimpin.
“Pilih figur terbaik untuk duduk di DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan Kabupaten,” pungkasnya.












